oleh

Wanita Ini Cabuti Rambutnya Hingga Botak

Smart News Tapanuli – Wanita berusia 26 tahub bernama Siobhan Hudson memiliki hobi yang sangat aneh, yakni mencabuti rambutnya sendiri. Kondisi ini dalam dunia medis disebut sebagai compulsive hair pulling condition dan membuatnya mengalami kebotakan parah pada kepalanya.

Dilansir dari Metro.co.uk, wanita yang kini memilih untuk membotaki kepalanya agar tak lagi mencabuti rambutnya ini mengaku mulai mengalami kondisi ini sejak usianya 16 tahun. Banyak orang yang bahkan berpikir jika dirinya adalah orang yang sedang terkena kanker dan sedang menjalani kemoterapi akibat penampilannya yang sangat tidak biasa ini.

Menurut dokter yang menanganinya, ibu dua anak ini bahkan kerap bersembunyi di kamar mandi hanya agar anak-anaknya tidak melihatnya mencabuti rambutnya sendiri. Dokter juga menyebutnya terkena trichotillomania, kondisi yang membuatnya tidak mampu melawan keinginan untuk mencabuti rambutnya.

Wanita yang berasal dari London, Inggris ini mengaku sudah mengunjungi 7 tempat terapi untuk mengatasi masalah kesehatannya, namun ia tak kunjung mampu mendapatkan kesembuhan. Siobhan bahkan mengaku kerap tidak menyadari kebiasaannya ini saat menggunakan komputer sehingga membuat kebotakan pada rambutnya menjadi semakin parah.

“Setiap kali ada rambut yang aku cabut, saat itu pula aku merasakan seperti sensasi stres yang menghilang dari kepalaku. Semakin banyak rambut yang aku cabut, semakin tenang rasanya pikiranku. Aku tak kuasa menahan diri untuk tidak mencabutnya,” ucap Siobhan.

“Saat aku sedang bosan, kadangkala aku tanpa sadar mencabutinya sendiri dalam jumlah yang sangat banyak,” lanjutnya.

Siobhan sudah berkali-kali memasang plester pada jari-jari tangannya, memasangkan kuku palsu agar ia sayang dengan kukunya ini sehingga tidak dipakai untuk mencabut rambut, hingga berusaha untuk mengalihkan perhatian dengan mainan demi mengatasi kebiasaan buruknya. Sayangnya, hingga kini usahanya belum berhasil. Kini, Siobhan pun memakai wig untuk menutupi kepalanya yang botak. (snt)

Komentar