oleh

Subsidi Solar Akan Naik Rp2000 per Liter

Jakarta – Kementerian Keuangan dan Kementerian ESDM sudah menyepakati nominal subsidi solar menjadi Rp2.000 per liter dari yang sekarang sebesar Rp500 per liter.

Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, kebijakan tersebut bisa diimplementasikan tahun ini dan tinggal menunggu kebijakan teknis yang dibuat Kementerian ESDM.

“Tunggu penetapan dari Menteri ESDM (Ignasius Jonan),” kata Askolani di gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Pengumuman kenaikan nominal subsidi solar ini kemungkinan besar akan dilakukan langsung oleh Mantan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) tersebut.

“Iya, kemungkinan iya (Menteri ESDM),” tambah dia.

Selain itu, Askolani bilang, kenaikan subsidi solar yang menjadi Rp2.000 per liter ini pun bisa diterapkan pada tahun ini. Hanya saja menunggu teknis kebijakan dari pihak ESDM.

“Iya nanti tunggu dari Menteri ESDM, penetapan kebijakannya, kalau ada perubahan nanti menteri ESDM,” jelas dia. (dtc)

Komentar