oleh

Bakhtiar Ahmad Sibarani di Reuni Akbar Pharmaca Medan

Medan – SMF/SMK Pharmaca Medan mengadakan reuni yang dihadiri seribuan alumni 1987-2018. Reuni yang mengangkat tema “Merajut Kembali Silaturahmi” itu diadakan di Hotel Emerald Garden Medan, Minggu (5/8). Salah satu alumni yakni Bakhtiar Ahmad Sibarani yang kini menjabat Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng).

Mewakili alumni Bakhtiar menyampaikan, reuni Akbar lintas alumni ini telah dirancang tiga bulan yang lalu. Dia menyebutkan bahwa reuni adalah untuk menyatukan hati dan kerinduan mengenang kembali kisah-kisah yang terukir masa sekolah dulu.

“Bersama kita hadir juga guru favorit saya Ibu Maria, wali kelas saya hadir juga Pak Panal Sitorus. Saya punya pengalaman tersendiri dengan Pak Panal. Terus terang beliau ini terlalu keras saat mengajar. Beliau pernah bertanya kepada saya, berapa dibuat nilaimu? Saya menjawab sembilan pak. Namun saat nilai keluar, nilainya malah sembilan, tapi sembilan terbalik. Meskipun demikian beliau adalah guru favorit saya yang telah memotivasi dan mendorong saya untuk lebih giat lagi belajar,” tuturnya.

“Saya sendiri merupakan alumni yahun 2003. Dan pada kesempatan ini titip salam isteri saya yang merupakan alumni 2004 tidak bisa hadir karena ada kegiatan PKK di Tapteng,” tambahnya.

Selanjutnya Bakhtiar menuturkan, sebenarnya alumni 2003 sudah sering melaksanakan reuni, hampir setiap tahun.

“Bahkan sebelum meninggal almarhum orangtua saya. Waktu itu kami sedang reunian, almarhum lagi dirawat di Rumah Sakit Colombia Asia. Acara saya tinggalkan, namun reuni tetap dilanjutkan. Untuk itu saya berharap di tahun mendatang reuni kita buat lebih akbar dan lebih meriah lagi,” katanya.

Menurutnya, salah satu kunci keberhasilan itu adalah jangan pernah putus jalinan silaturahim. “Tahun 2009 saya sudah menjadi anggota dewan, 2014 sudah ketua dewan. Tahun 2017 menjadi bupati diusia 32 tahun. Itulah manfaat kita pernah didik di SMF/SMK Pharmaca agar menjadi manusia yang memiliki ilmu pengetahuan, kecerdasan serta dapat berdaya saing dimana pun dan apapun profesi kita masing-masing,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Panal Sitorus mewakili guru  menyampaikan apresiasi kepada alumni, khususnya kepada panitia reuni.

“Sebagai guru yang pernah mengajar di Pharmaca, saya bangga Pharmaca telah melahirkan alumni yang sukses. Ada yang menjadi dokter, dosen, apoteker, bahkan ada juga yang menjadi bupati. Para alumni kiranya dapat meneladani dan belajar kepada Bakhtiar. Bagaimana bisa berhasil meniti karier dari nol hingga menjadi seorang pemimpin,” katanya.

Reuni bertambah haru dan disambut riuh saat foto-foto kenangan alumni tiap generasi ditampilkan. Kerinduan terobati di saat sesi berjabat tangan, bernyanyi bersama. Acara diakhiri dengan pemberian cinderamata kepada pengurus Yayasan Pharmaca,  guru dan pensiunan serta lucky draw dengan beragam hadiah hiburan. (ril)

 

Editor: Mora

Komentar