oleh

Kompak ‘Jualan’ Sabu-sabu, Menantu dan Mertua Ditangkap Polisi

Sumut – Polisi menangkap menantu bersama mertuanya dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu.

“Awalnya, ditangkap menantunya lalu dikembangkan ke mertuanya,”kata Wadir Narkoba Polda Sumut, AKBP Franky Yusandy didampingi Kasubdit II DitNarkoba Polda Sumut AKBP FMA Gurning, Rabu, 8 Agustus 2018.

Franky Yusandy mengatakan, selain menantu dan mertuanya, polisi juga menangkap seorang anak di bawah umur dengan barang bukti sabu-sabu seberat 167,4 gram.

Awalnya, lanjut Franky, petugas melakukan penangkapan terhadap Ismail Nasution (17) dan Ardiansyah (26) di Jalan Kayu Putih, tepatnya di samping SPBU Kayu Putih di dalam salah satu rumah makan.

“Dari penggeledahan yang kita lakukan terhadap kedua warga Marelan Medan itu ditemukan barang bukti sabu seberat 3, 4 gram,” ujar Franky.

Selanjutnya petugas melakukan pengembangan untuk mengetahui asal narkotika jenis sabu-sabu tersebut.

Kedua tersangka mengaku memperolehnya dari Lely Kesuma, sehingga petugas melakukan penangkapan dan penggeledahan di kediaman Ibu Rumah Tangga (IRT) tersebut di Pasar IV Barat Gang Hilang Marelan.

“Di rumah wanita itu ditemukan tiga bungkus serbuk putih diduga sabu dengan berat 164 gram,”ujarnya.

Lanjutnya, peredaran sabu tersebut dikendalikan oleh Lely Kesuma sebagai pemegang barang haram itu. Sementara Ardiansyah sebagai menantu, hanya bertindak selaku pengedar dengan mencari pembeli.

“Sementara anak di bawah umur itu dijadikan kurir oleh Ardiansyah. Kalau ada pembeli, Ardiansyah akan meminta sabu-sabu kepada mertuanya Lely Kesuma. Setelah itu, Ismail disuruh mengantarkan ke pembeli,” tutur dia, seraya menyatakan sabu itu dipasok dari Aceh. (tribratanews)

Loading...

Komentar