Ada Pelaku Curas di Labuhanbatu Pura-pura Ngajak Ngopi, Ternyata…

  • Whatsapp
Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang Saat Memimpin Konferensi Pers, Senin 20 Agustus 2018. Foto: Dok_Abi.

Labuhanbatu – Petugas Sat Reskrim Polres Labuhanbatu melumpuhkan tersangka pelaku pencurian dan kekerasan dengan timah panas. Selain itu, pelaku copet, jambret dan premanisme juga diringkus dan diangkut ke Mapolres setempat, Senin 20 Agustus 2018.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang dalam konferensi pers, Senin 20 Agustus 2018 menjelaskan Timsus Rajawali Polres Labuhanbatu telah berhasil mengamankan 32 pelaku kasus curat, curas, premanisme dan pelaku pungli.

Selain itu, ada 16 kasus kejahatan dan 19 tersangka yaitu curat 12 kasus, curas 1 kasus, 3 kasus curanmor serta 2 kasus masih dalam penyelidikan.

“Sedangkan 29 pelaku dalam pembinaan, dan akan dipulangkan ke pihak keluarga, termasuk kasus pengutipan liar di jalan,” ujar AKBP Frido Situmorang didampingi Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Teuku Fathir Mustafa.

Frido mengatakan dalam tiga pekan terakhir pihaknya merinci, ada 2 kasus menonjol yang ditangani yakni, kasus curas dengan modus mengajak korban minum kopi dan memasukkan obat mata merek Insto dan obat penenang ke dalam minuman korban.

“Setelah korban tidak sadarkan diri baru pelaku berinisial Belet dan istrinya ikut melakukan aksi dan menggasak harta benda korban seperti sepeda motor dan korban dibuang di kebun kelapa sawit di daerah Sisumut, kabupaten Labusel,” jelas Frido.

Ia merinci, AP inisial Belak (33) (Ditembak) warga Dusun Janji Matogu, Desa Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara. Tersangka ini berhasil diamankan berikut barang bukti dan penadahnya.

Selain itu, ada adalah seorang residivis dan sudah 2 kali melakukan tindakan yang sama.

“Kini tersangka dikenakan pasal pencucian dengan kekerasan Pasal 365 KHUPidana dengan ancaman 9 tahun kurangan penjara,” paparnya.

Lanjutnya, Polres Labuhanbatu juga mengamankan seorang pelaku kasus pencabulan berinisial H (63) warga Dusun Binjai, Desa Teluk Binjai, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labura. Tersangka H diamankan karena melakukan pencabulan anak dibawah umur.

Bunga (Bukan nama sebenarnya) dicabuli pelaku dengan modus operandi berjanji memberikan uang jajan sebesar Rp10 ribu. Pelaku dengan paksa melakukan aksi nekatnya berbuat cabul. Akibat perbuatan pelaku, korban saat ini mengalami trauma.

“Kedua kasus ini adalah kasus paling menonjol dalam 3 sepekan ini,” ungkap mantan Kanit Tipikor Polda itu.

Terhadap pelaku H, disangkakan Pasal 82 ayat (1) UU RI no 17 Tahun 2016 tentang penetapan kedua atas UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-undang (Ancaman hukuman 15 Tahun penjara).

Adapun barang bukti yang berhasil disita dari seluruh hasil tindak kejahatan yakni,1 unit Mobar Dumb Truk, Uang sebesar 9 juta, 2 kalung emas, 11 Handphone, 3 unit Sepeda Motor, 1 Laptop, 1 Televisi, Kunci T 11, dan lainnya.

“Dengan berhasilnya diamankan para pelaku tindak kejahatan ini, mudah-mudahan bisa meminimalisir tindak kejahatan di wilayah hukum Polres Labuhanbatu ini,” tandasnya. (Abi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *