oleh

Polres Sibolga Ungkap Gaya Baru Praktik Perjudian Kim

Sibolga – Ada-ada saja aksi pria yang satu ini dalam menjalankan praktik perjudian jenis Kim. Pria berinisial PHS alias O (46) warga Jl Tapian Hutabatu III, Kelurahan Hutabarangan, Kecamatan Sibolga Utara, Sibolga ini malah mendatangi warga “Door To Door”.

Aksinya itu tak lama berjalan mulus. Petugas pun mencium adanya praktik perjudian yang dilancarkan tersangka yang tergolong cara baru itu.

Diketahui, biasanya pelaku judi seperti ini menunggu di sebuah warung, atau di tempat-tempat lainnya untuk menulis pemasangan tebakan nomor judi. Namun bagi PHS, barangkali merubah strateginya. Dengan mendatangi warga ke rumah-rumah.

Memperoleh informasi itu, polisi tidak mau tinggal diam. Kasat Reskrim Polres Sibolga AKP D.Ompusunggu dengan sigap, langsung memerintahkan personil melakukan penyelidikan pada Rabu 12 September 2018 kemarin.

Benar saja. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, petugas menemukan PHS di sebuah warung sedang duduk-duduk menunggu pemasang nomor tebakan judi. Ia pun langsung diamankan.

“Tersangka langsung diamankan dan digeledah oleh petugas. Uang Rp57.500,” dari saku celana kiri belakang tersangka, dan 1 lembar kertas berisikan pasangan judi togel, 1 lembar potongan kertas timah rokok berisikan nomor pasangan Kim dan 1 buah Pulpen diamankan,” ujar Kapolres Sibolga AKBP.Edwin H Hariandja melalui Kasubbag Humas Iptu.R.Sormin dalam keterangan tertulis, Rabu 19 September 2018.

Berdasarkan pengakuan tersangka, ia berperan sebagai juru tulis (jurtul), dan pasangan nomor tebakan judi tersebut beserta uangnya disetor kepada orang yang identitasnya telah dikantongi petugas.

“Tersangka mengaku telah melakukan perbuatan melawan hukum itu selama 2 bulan. Bicara soal hasil, ia memperoleh imbalan 15 hingga 20 persen. Dengan omzet perharinya sebesar Rp100-300 Ribu,” urainya.

Dihadapan penyidik, PHS berdalih ingin menambah penghasilan. Sehingga nekad menjadi pelaku judi.

“Tersangka ditahan di RTP Polres Sibolga, diduga melapas 303 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun,” pungkasnya. (snt)

Loading...

Komentar