Nelayan Ditangkap Polisi dari Pondok, Begini Masalahnya

  • Whatsapp
Tersangka Ganja APS alias PS. (FOTO: dok_ist)

Sibolga – Sat Narkoba Polres Sibolga menangkap BPFS alias R (31) nelayan, warga Jln Ketapang Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara, dari pondok, Minggu sore (21/10), pukul 15.00 WIB.

Kapolres Sibolga AKBP.Edwin H Hariandja melalui Kasubbag Humas Iptu.R.Somin, Rabu petang (30/10) menjelaskan, BPFS berhasil ditangkap setelah pihaknya mendapat informasi bahwa ada seorang laki-laki di Jln IL Nomensen, Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara, memiliki narkoba.

Bacaan Lainnya

“Mendapat informasi tersebut, Kasat Narkoba AKP E.Panjaitan memerintahkan KBO Narkoba Ipda P.Sihotang untuk melakukan lidik dan pendalaman info tersebut,” terang Sormin.

Lanjutnya, setelah dilakukan lidik dan pendalaman, petugas dapat info bahwa target berada pada sebuah pondok.

“Saat itu petugas melihat ada 2 orang pada sebuah pondok, dan saat diamankan salah seorang melakukan perlawanan terhadap petugas dan membuang bungkusan plastik ke sungai dekat pondok. Setelah bungkusan ditemukan ternyata berisi ganja yang dibungkus kertas sebanyak 27 bungkus,” beber Sormin.

Saat di TKP kata Sormin, salah seorang sedang mengonsumsi ganja yang dicampur ke rokok, serta ditemukan 1 lembar kertas tiktak warna putih dan 1 buah mancis gas.

“Setelah urine tersangka ditest, positif mengandung Marijuana,” jelasnya.

Tersangka belum pernah dihukum dan telah berkeluarga, 1 anak, menerima ganja dari (identitas telah dikantongi) sebanyak 1 bungkus seharga Rp.10.000.

“Ganja yang dihisap oleh tersangka di sebuah pondok, dan saat itu di dalam pondok juga ada APS alias PS. Tersangka mengonsumsi ganja sudah berjalan 2 minggu, dan tersangka tidak pernah terima ganja dari APS,” ungkapnya.

Tersangka Narkoba RPFD alias R. (FOTO: dok_Ist)

Sambungnya lagi, tersangka datang ke pondok tersebut khusus untuk mengonsumsi ganja.

“Barang bukti yang diamankan dari tersangka 2 batang rokok bercampur ganja, 1 lembar kertas tiktak warna putih, 1 buah mancis,” ujarnya.

Tersangka ditahan di RTP Polres Sibolga diduga melapas 111 ayat (1) Yo pasal 127 ayat (1) huruf S Undang-undang RI no 35/2009 dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun. (ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *