Walikota Ini Masak Menu Makanan untuk Warganya

  • Whatsapp
Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk Memasak Menu untuk Korban Kebakaran. (FOTO: istimewa)

Sibolga – Selain mengunjungi korban kebakaran di posko terpadu yang didirikan Pemko Sibolga di tangkahan Budi Jaya di Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk juga meninjau kesiapan dan perlengkapan dapur umur.

Syarfi didampingi Danrem 023/KS, Kol Inf Mohammad Fadjar dan Kapolres Sibolga AKBP Edwin H Hariandja serta OPD.

Bacaan Lainnya

Saat meninjau dapur umum, orang nomor satu di Kota Sibolga itu tiba-tiba mengambil alih dari seorang tukang masak yang saat itu sedang memasak sayur.

Mantan anggota DPR RI itu pun terlihat tak canggung untuk menggayuh masakan sayur dalam kuali berukuran besar itu. Dia (Syarfi,red) juga mencoba mencicipi nasi yang baru masak.

Diberitakan sebelumnya, sedikitnya 43 rumah ludes terbakar dan 65 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal di Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas.

Berdasarkan data yang diperoleh smartnewstapanuli.com, jumlah yang menempati rumah tersebut sebanyak 261 jiwa.

Di kesempatan kunjungan walikota, Danrem 023/KS Kolonel Inf Mohammad Fadjar MPICT juga menjelaskan, bahwa pihaknya mengerahkan 150 personel tim satgas gabungan, terdiri dari Korem, Kodim, Yonif 123/Rajawali, ditambah 30 personel dari kepolisian.

“Tugas tim satgas gabungan ini membantu dan bekerja secara bergantian, dari TNI ada 4 tenda posko pengungsi, dari Tagana 4 tenda. Pemerintah daerah dan forkopimda saling bahu membahu untuk korban yang terdampak,” kata danrem kepada wartawan.

Klik DISINI untuk melihat aksi walikota Sibolga memasak menu makanan untuk warganya.

Sementara itu, Kadis Sosial Amir Bahsyan Laoly mengatakan pihaknya juga menyiapkan tenda dari kementerian dan BPBD bagi warga yang terkena musibah. Terkait peristiwa ini, dinasnya juga sudah mengajukan permohonan bantuan dari provinsi.

“Bagi masyarakat yang tidak mempunyai keluarga atau tetangga, akan kita tampung di tenda ini, untuk anak-anak, kita usahakan satu tenda dan bisa juga kita usahakan satu keluarga,” pungkasnya. (ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *