Kantor Asuransi Inhealth di Sibolga Dibobol Maling

  • Whatsapp
Foto Kedua Tersangka (baju merah) Bersama Sejumlah Barang Bukti yang Diamankan Polisi. (foto: dok)

SmartNews, Sibolga – Kantor PT Ansuransi Inhealth Indonesia di Jalan SM Raja No 27 B, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota dibobol pencuri, pada Rabu (24/4/2019).

Pelakunya dua orang, AS (21) nelayan, warga Jl SM Raja No 35 belakang, Kelurahan Pancuran Gerobak, Sibolga, dan I (23) wiraswasta, warga Jl Santeong, dari kelurahan yang sama.

Bacaan Lainnya

“Kedua tersangka ditangkap pada hari yang sama di tempat berbeda, pada Selasa (7/5/2019). AS ditangkap sekira pukul 23.00 WIB, ketika sedang duduk-duduk di Terminal Bus Sibolga. Sedangkan tersangka I ditangkap sekira pukul 22.00 WIB di sebuah Warnet di Jl Santeong Sibolga,” ujar Kapolres Sibolga AKBP Edwin H Hariandja melalui Kasubbag Humas Iptu R Sormin dalam keterangan tertulis yang diterima SmartNews, Kamis (9/5/2019) malam.

Menurut Sormin, aksi pencurian itu terungkap setelah pihaknya menerima laporan dari karyawan kantor tersebut, pada Jumat (26/4/2019).

Pelapor, Asmiah Suridah Siregar (36) warga Jl Pudun Jae, Batunadua, Kota Padangsidimpuan. Kepada Polisi, Asmiah menerangkan bahwa telah terjadi pencurian di Kantor PT Ansuransi Inhealth Indonesia.

“Saat pelapor tiba di kantor tersebut sekitar pukul 08.00 WIB, dia mendapat laporan dari karyawan lainnya, bahwa kantor mereka telah dibongkar pencuri dengan cara merusak gembok,” terang Sormin.

Akibat peristiwa itu, 1 unit Handycam merk Sony type DCR-SX65E warna hitam silver yang sebelumnya diletakkan di dalam lemari, hilang.

“Tersangka masuk ke dalam ruangan kantor dengan cara merusak gembok dengan menggunakan obeng dan kemudian masuk mengambil handycam dari sebuah lemari. Setelah itu tersangka keluar dan menutup pintu, kemudian pergi menuju pekuburan di Santeong,” jelas Sormin.

Masih Sormin, handycam yang dicuri tersangka dijual seharga Rp700 ribu. “Uang hasil penjualannya dihabiskan tersangka untuk berfoya-foya,” ungkapnya.

Polisi juga kemudian berhasil mengamankan barang bukti Handycam tersebut bersama kotaknya serta satu buah gembok warna silver merk Ekstra Italy Model.

“Kedua tersangka ditahan di RTP Polres Sibolga. Tersangka AS diduga melapas 363 ayat (1) ke 3,5 KUHPidana, dan tersangka I diduga telah melapas 363 ayat (1) ke 3,5 Jo 55 KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun,” pungkasnya. (snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *