Batching Plant di Sport Centre Sibolga Disorot, Punya Siapa?

  • Whatsapp
Bangunan menyerupai batching plant di komplek Sport Centre Sibolga di Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan. (foto: ist)

SmartNews, Sibolga – Ketua LSM Sekoci, Domenius Hasibuan menyoroti keberadaan bangunan menyerupai batching plant, yakni bangunan untuk memproduksi beton curah untuk keperluan konstruksi di komplek Sport Centre Sibolga di Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Sumatra Utara (Sumut).

Menurut Domenius, bangunan menyerupai batching plant tersebut sudah ada sejak tahun 2015 lalu, atau sejak dimulainya proyek peningkatan jalan dengan rigid beton di Kota Sibolga.

Bacaan Lainnya

“Tetapi sampai sekarang kita tidak mengetahui siapa pemilik bangunan menyerupai batching plant yang berada di atas lahan milik Pemerintah Kota Sibolga ini,” kata Domenius di kepada wartawan, Selasa (14/5/2019).

Pria yang akrab disapa Opung ini menjelaskan, lahan atau area Sport Centre Sibolga tersebut dikelola Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, tetapi pihaknya tidak mengetahui apakah pemilik bangunan menyerupai batching plant tersebut menyewa lahan ke dinas tersebut atau tidak.

Ironisnya lagi, keberadaan bangunan menyerupai batching plant ini ternyata diduga tidak ada izinnya.

Hal ini sebagaimana hasil konfirmasi pihaknya (LSM Sekoci) ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Sibolga.

“Kita sudah konfirmasi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Sibolga, Dorlince Sianturi menyatakan, bahwa selama dia menjabat, pemilik bangunan menyerupai batching plant itu tidak pernah mengurus izin ke pihaknya,” aku Domenius.

Ketika dikonfirmasi ulang, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Sibolga, Dorlince Sianturi membenarkan seraya menambahkan, dia akan menanyai staf yang membidangi.

“Besok akan saya tanyai anggota yang membidangi itu. Seharusnya memang pihak kelurahan yang lebih mengetahui apa saja kegiatan yang ada di kelurahannya dan melaporkan ke pihak kecamatan, kemudian ke kita untuk proses penerbitan izinnya,” ungkap Dorlince Sianturi, Selasa sore (14/5/2019). (red)

Bangunan menyerupai batching plant di komplek Sport Centre Sibolga di Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan. (foto: ist)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *