Musik Terbaik Bagi Janin Bukan yang Klasik Maupun Jazz

  • Whatsapp
Ibu dan Anak. (foto: Pixabay)

SmartNews – Anda mungkin termasuk ibu yang kerap mendengarkan musik kepada janin yang ada di kandungan. Dari musik klasik, sampai lantunan ayat suci Al-Quran.

Ibu percaya bahwa hal tersebut mampu merangsang tumbuh kembang anak sejak di dalam kandungan.

Bacaan Lainnya

Namun, tahukah ibu bahwa ada hal yang lebih dahsyat daripada musik?

“Ibu adalah orang dewasa pertama yang didengar oleh anak. Itu artinya, musik pertama yang ia dengarkan adalah denyut jantung ibu. Namun sayangnya hal itu sering tidak disadari oleh ibu,” ujar Septi Peni Wulandari, Pendiri Institut Ibu Profesional sebagaimana melansir Liputan6.com, Selasa (14/5/2019).

Pendengaran merupakan panca indera manusia yang pertama kali aktif. Janin dapat mendengar suara di usia 24-28 minggu dari dalam kandungan, termasuk bunyi detak jantung ibu.

Ketika bayi merasa resah dan mulai rewel, cobalah dekatkan pada bagian dada ibu sambil dibelai lembut. Bayi akan lebih mudah tenang karena mengenali denyut jantung sang bunda.

“Dia akan merasa de javu, detak jantung itulah yang sering ia dengar sejak di dalam kandungan,” tuturnya.

Selain itu, ibu dapat merangsang stimulus janin dengan rutin mengajaknya bebicara. Si kecil akan lebih mudah mengenali suara ibu di kemudian hari. Selain lebih tenang, denyut jantung juga dapat melatih perkembangan otak anak.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh ahli saraf di Harvard Medical School, Amir Lahav membuktikan bahwa bayi prematur yang diperdengarkan dengan rekaman suara detak jantung ibu memiliki korteks pendengaran lebih tebal.

Hal ini berdampak pada perkembangan bahasa anak di kemudian hari. (Rsnt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *