Pria Ini Mengaku Peroleh Sabu-sabu dari Napi Lapas Sibolga

  • Whatsapp
Tersangka Diamankan Polisi. (Foto: Screenshot)

SmartNews, Tapteng – Seorang pria bernama Dedi Rahmansyah Hutajulu, mengaku memperoleh narkoba jenis sabu-sabu dari Napi di Lapas Sibolga, Sumatera Utara. Dedi mengakui hal itu, setelah dia berhasil diciduk polisi pada, Jumat (27/9/2019).

“Sabu-sabu ini saya dapat dari seorang napi di Lapas Tukka bernama Abdul Rahman Sihombing alias Amman, sebanyak 5 gram pada hari Selasa, 24 September 2019 pukul 21.00 WIB,” sebut Dedi melalui rekaman video yang diperoleh wartawan dari Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani, Jumat malam.

Bacaan Lainnya

Dedi mengatakan, sabu-sabu tersebut ia peroleh dengan cara dilempar dari dalam tembok Lapas oleh napi.

Sebelumnya dia mengaku sudah berkomunikasi dengan napi tersebut melalui telepon seluler.

“Cara saya mendapat sabu-sabu tersebut, awalnya saya berkomunikasi dengan Abdul Rahman Sihombing melalui HP. Kami membuat kesepakatan, lalu saya masuk ke dalam komplek Lapas. Setibanya di dekat tembok, lalu saya menelpon Abdul Rahman Sihombing, kemudian dia melempar bungkus rokok berisi sabu-sabu dan batu kecil,” jelas Dedi.

Dia juga mengaku melakukan pembayaran sabu-sabu tersebut melalui napi yang bertugas sebagai tukang parkir di depan Lapas.

“Pada hari ini jam sepuluh, saya membayar sabu-sabu itu sebesar Rp.3 juta melalui napi yang bertugas sebagai tukang parkir di Lapas Tukka,” bebernya.

Sementara itu, Kapolsek Pandan, Iptu Zulkarnaen Pohan ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersangka pemilik sabu-sabu pada Jumat malam. Namun Kapolsek belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait penangkapan tersangka narkoba itu. “Ya, besok saja ya,” katanya singkat menjawab wartawan.

Terpisah, Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani mengatakan akan menggelar konferensi pers hari ini, Sabtu (28/9/2019) terkait penangkapan tersangka bersama barang bukti narkoba tersebut.

Diketahui, Bupati Tapteng sangat getol dalam pemberantasan untuk peredaran narkoba di daerah Kabupaten Tapanuli Tengah. (snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *