Prof Ichiro Nomura Beri Kuliah Umum di STPK Matauli Pandan

  • Whatsapp
Penasihat Kebijakan Perikanan pada Badan Kerja sama Internasional Jepang (JICA Fisheries Policy Adviser), untuk Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Prof Ichiro Nomura, menyampaikan kuliah umum di kampus Sekolah Tinggi Perikanan Kelautan (STPK) Matauli Pandan, Selasa (10/12/2019). (dok-istimewa)

SmartNews, Pandan – Penasihat Kebijakan Perikanan pada Badan Kerja sama Internasional Jepang (JICA Fisheries Policy Adviser), untuk Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Prof Ichiro Nomura, menyampaikan kuliah umum di kampus Sekolah Tinggi Perikanan Kelautan (STPK) Matauli Pandan, Selasa (10/12/2019).

Acara ini dipandu Ketua STPK Matauli Pandan, Dr Ir Joko Samiaji MSc sebagai moderator.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan itu, Prof Ichiro Nomura, menyampaikan sebuah tema yang sangat menarik dan relevan dengan keadaan Indonesia saat ini, tentang Global Trends on Enviroment and Fisheries.

Ketua STPK Matauli Pandan, Dr Ir Joko Samiaji MSc, berharap, seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut memperoleh pemahaman yang baik tentang dunia kelautan dan perikanan.

“Semoga pemahaman yang diperoleh dari kegiatan ini, mampu menumbuhkan kesadaran kita untuk melindungi dan memanfaatkan potensi kelautan dan perikanan dengan baik,” ujarnya.

Di kesempatan itu, Ichiro Nomura mengungkapkan besarnya potensi kelautan (khususnya perikanan) Republik Indonesia dan pentingnya peran generasi bangsa untuk memanfaatkannya.

Ichiro Nomura juga menekankan, bahwa trend perikanan dunia ke depan adalah perikanan budidaya (aquaculture), bukan perikanan tangkap (wild capture) seperti yang dilakukan kebanyakan nelayan Indonesia selama ini.

Dia menambahkan, posisi Indonesia di level global berada di nomor 2 untuk perikanan tangkap dan nomor 5-7 di sektor budidaya.

Para peserta terlihat sangat aktif mengikuti kuliah umum yang disampaikan Prof Ichiro Nomura. Selain mahasiswa STPK Matauli, hadir juga perwakilan instansi Pemkab Tapanuli Tengah dan Sibolga, TNI AL, PPN Sibolga, PSDKP, PT Duta Tangkas Utama, tokoh masyarakat dan masyarakat umum. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *