Ini Alasan Edi Polo Berpasangan dengan Bahdin, Awalnya Ingin Nomor Satu

  • Whatsapp
Bakal Calon Wakil Wali Kota Sibolga Edi Polo SItanggang
Foto: Edi Polo Sitanggang. (Dok-SmartNews)

SmartNews, Sibolga – Pilkada serentak 2020 akan dihelat pada 23 September 2020 mendatang. Kota Sibolga, Sumatra Utara merupakan salah satu daerah yang ikut serta dalam pesta demokrasi lima tahunan itu.

Nah, sejak 2019, beberapa orang sudah menggadang gadang dirinya akan ikut bertarung merebut kursi 1 Sibolga.

Bacaan Lainnya

Bahkan sudah ada bakal calon Wali Kota Sibolga mengklaim memiliki pasangan. Mereka adalah Bahdin Nur Tanjung dan Jamaluddin Pohan.

Berdasarkan nama bakal calon Wali Kota Sibolga yang dihimpun SmartNews, hingga Februari 2020, baru dua bakal calon yang sudah menyatakan memiliki pasangan untuk maju di Pilkada Sibolga 2020, yakni Bahdin Nur Tanjung dengan Edi Polo Sitanggang (Abadi) dan Jamaluddin Pohan dengan Pantas Maruba Lumbantobing (JP).

Baru-baru ini, Edi Polo Sitanggang yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Sibolga mengungkapkan alasan dirinya bersedia ‘dipinang’ oleh Bahdin Nur Tanjung.

Mengawali keterangannya kepada wartawan, Edi Polo menyebut sebelum Bahdin Nur Tanjung, ada juga beberapa orang yang datang menemuinya untuk berpasangan di Pilkada Sibolga.

“Termasuk Darwin, Bahdin dan yang lain gak usah saya sebutkan, Pak Adlan kan,” beber Edi Polo, usai PDI Perjuangan menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Kelurahan Aek Habil, Kota Sibolga, baru-baru ini.

Dia pun mengungkapkan bahwa sejak awal dirinya ingin menjadi bakal calon Wali Kota Sibolga, bukan sebagai wakil. Namun karena ada pertimbangan ia memilih bakal calon Wakil Wali Kota.

“Kita hari itu bermaksud menjadi nomor satu, tapi karena sesuatu ada hal yang kurang pas, maka hati kita terbuka atas permintaan orang itu. Itu juga karna permintaan partai maka kita bertemu di Medan,” ujar Edi Polo.

Saat itu lanjut Edi Polo ingin mengetahui tujuan diadakan pertemuan dengan Bahdin Nur Tanjung di Medan, melalui timnya.

“Maka di situlah termasuk nasehat dari partai (PDI Perjuangan), kita, ya sudahlah asal safety. Dan kita pilih di antara orang itu yang mau bertemu dengan kita. Inilah pilihan kita (Bahdin Nur Tanjung) paling cocok menurut kita, sehingga terjadilah mufakat bahwa kami dengan pak Bahdin mau satu paket, beliau nomor satu saya nomor dua,” ungkap Ketua PDI Perjuangan Kota Sibolga itu.

“Memang ini belum 100 persen karena belum ada ketetapan partai, tapi kesepakatan kami sudah ada,”  Edi Polo menambahkan. (EDM)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *