Pak Lurah Gerebek Kos-kosan di Sibolga, Laki-laki dan Perempuan Dipergoki di Kamar, Ngapain?

  • Whatsapp
FOTO: Lurah Huta Tonga-tonga, Tigor Tambunan saat Berada di Lokasi Kos-kosan. (dok_istimewa)

SmartNews, Tapanuli – Diduga pasangan kekasih digerebek di sebuah kos-kosan di Kota Sibolga, Sumatra Utara (Sumut), Selasa (6/10/2020).

Penggerebekan dipimpin langsung oleh Lurah Huta Tongatonga, Tigor Tambunan.

Bacaan Lainnya

Lokasinya di sebuah kos-kosan di Gang PLN, di Kelurahan Huta Tongatonga, Kecamatan Sibolga Utara.

Kepada wartawan, Tigor Tambunan menjelaskan, penggerebekan tersebut dilakukan karena mendapat informasi dari masyarakat, bahwa ada salah satu kos-kosan yang memperbolehkan laki-laki dan perempuan berada dalam satu atap.

“Mendapat informasi tersebut, kita langsung melakukan penggerebekan dari subuh, dan betul saja, didapati ada laki-laki dan perempuan yang berada dalam satu kamar. Setelah kita interogasi, ternyata mereka adalah sepasang kekasih yang sudah berbulan-bulan tinggal di kamar tersebut,” ungkap Tigor Tambunan.

Dari keterangan pasangan bukan suami istri tersebut, diketahui identitas perempuan berinisial AN (19) dan laki-laki inisial SM (20). Keduanya warga diketahui warga Poriaha, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

“Ini sesuatu hal yang sangat kita prihatinkan, minimnya pengawasan Kepling di lapangan,” bilangnya.

Sementara itu, berdasarkan pengakuan AN (19), bahwa mereka adalah bersaudara, namun SM (20) mengakui kalau AN adalah kekasihnya, dan mereka telah lama menjalin hubungan.

Ironisnya, pasangan tersebut sudah dua bulan menempati kos-kosan tersebut.

Terkait hal itu, Tigor pun mengimbau pemilik kos-kosan di Huta Tongatonga agar tidak mengizinkan laki-laki dan perempuan berada dalam satu atap.

Jika didapati hal serupa, pihaknya akan menindak tegas pemilik kos dan dipastikan tidak akan diberikan pelayanan dari kelurahan.

“Kita dari pemerintah menegur keras dan akan mencabut izin kos-kosan bila di kemudian hari ditemukan hal yang serupa,” tegas Tigor.

Dia juga akan memastikan pemilik kos-kosan tidak menerima bantuan apa pun, dan Kelurahan Huta Tongatonga tidak akan memberikan pelayanan.

“Karena tindakan ini telah mencemarkan nama baik kelurahan,” Tigor menambahkan. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *