Soal UU Ciptaker, Gubsu Edy Rahmayadi: Percayakan Pada Saya

  • Whatsapp
FOTO: Gubsu Edy Rahmayadi saat menemui pengunjuk rasa. (Foto: Humas Sumut)

SmartNews, Tapanuli – Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi berjanji tidak akan membiarkan rakyat Sumut sengsara akibat disahkannya Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja oleh DPR RI.

Demikian disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi saat menemui ribuan pengunjuk rasa di depan kantornya, di Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan Selasa (13/10/2020).

Bacaan Lainnya

Massa pengunjuk rasa yang berunjuk rasa menolak Omnibus Law Ciptaker ini dari Aliansi Nasional Anti Komunis Negara Kesatuan Republik Indonesia (ANAK NKRI).

Kepada para pengunjuk rasa, Gubernur Sumut juga menyampaikan agar bersabar menunggu draft isi dari UU Omnibus Law Ciptaker.

Gubernur juga mengatakan akan menelaah isinya bersama dengan buruh, akademisi, dan pihak yang berkepentingan lainnya.

“Saudara-saudara saya sekalian, karena kalian yang pilih saya jadi gubernur. Percayakan pada saya. Saya tidak akan memihak pada sesuatu yang membuat rakyat saya sengsara,” ungkap Edy.

Di kesempatan itu, Gubernur Sumut juga menanyakan kepada para pendemo, apakah semua yang hadir sudah membaca atau mengetahui isi dari UU Omnibus Law Ciptaker.

“Kita ribut ke sana ke sini, tapi barangnya belum pernah kita baca. Saya yakin kalian semua yang demo ini belum ada yang membaca secara utuh UU Omnibus Law Ciptaker. Untuk itu mari sama-sama kita tunggu draf aslinya. Saya juga sudah menginstruksikan staf saya untuk mencari itu,” kata Edy.

Di saat seperti ini, lanjut Gubernur, banyak informasi bohong yang tersebar di media sosial, Gubernur Edy pun mengingatkan agar tidak mudah percaya informasi yang buruk dan cenderung fitnah.

“Kalau ada hal-hal yang tidak baik jangan langsung percaya. Kapan pun kalian ingin bertemu akan saya temui, tabayyun dulu. Pastikan segala sesuatunya, jangan coreng agama kita, jangan mau disusupi oleh kepentingan kepentingan orang lain,” tegasnya.

Kepada pengunjuk rasa, Gubernur Edy menyampaikan untuk kembali dengan teratur dan membawa sampahnya masing-masing.

“Jangan ada sampah yang tertinggal, tunjukan bahwa Islam adalah bersih, karena kita diajarkan oleh guru-guru kita untuk hidup bersih,” ajaknya.

Sebelumnya, Koordinator Anak NKRI Sumut, Tumpal Panggabean menyampaikan tuntutan aksi yakni menolak UU Omnibus Law Ciptaker dan meminta Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi membuat pernyataan sikap menolak UU Omnibus Law Ciptaker tersebut.

Unjuk rasa yang dikawal aparat kepolisian tersebut berlangsung tertib dan damai. Kemudian setelah menyampaikan orasi dan mendengarkan pernyataan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, para pengunjuk rasa membubarkan diri dengan tertib. (hs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *