Terkonfirmasi Covid-19 di Taput Melonjak, Acara Pesta Ditiadakan Mulai Besok

  • Whatsapp
FOTO: Bupati Taput Nikson Nababan saat memimpin rapat kordinasi pencegahan Covid-19.

SmartNews, Tapanuli – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara (Sumut), melonjak. Karenanya, untuk melakukan penanganan pencegahan, Bupati Taput Nikson Nababan menggelar rapat koordinasi dengan Forkopimda, Sekda dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Jumat (16/10/2020) di Sopo Rakyat Rumah Dinas Bupati Taput.

“Dengan melonjaknya kasus terkonfirmasi Covid-19 di Taput untuk saat ini, hasil kesepakatan rapat, pesta-pesta tidak kita izinkan lagi,” tegas Nikson.

Bacaan Lainnya

Dia menjelaskan, namun bagi warga yang sebelumnya sudah mendapat izin melaksanakan pesta, hanya diperbolehkan pemberkatan di gereja saja.

“Sementara untuk acara bagi yang meninggal hanya diizinkan satu hari saja. Dan bagi yang meninggal dunia dibawa dari luar kota untuk langsung dimakamkan. Keputusan ini berlaku mulai besok Sabtu (17/10/2020) hingga ada keputusan baru lagi,” tegas Nikson lagi.

Lebih lanjut, Bupati minta Satpol PP bekerjasama dengan TNI/Polri harus melakukan razia bagi pesta atau kerumunan yang ada di desa-desa.

“Pos Siskamling Desa dan Kelurahan akan kita aktifkan kembali dengan swadaya masyarakat,” jelasnya.

“Perayaan Natal yang mengumpulkan massa juga akan ditiadakan. Bagi masyarakat yang telah melakukan Rapid Test dan hasilnya reaktif, sebelum keluar Swab untuk melakukan isolasi mandiri. Apabila tidak diindahkan akan diberi sanksi,” bilangnya.

Nikson juga kembali menegaskan, bagi ASN Taput dilarang ke luar kota. “Tidak ada yang bisa tugas ke luar kota (ASN) tanpa seizin saya. Apabila ketahuan kita tindak sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Taput juga mengungkapkan akan mengalmil langkah KSO (Kerjasama Operasional) Alat, untuk mengatasi sulitnya mendapatkan alat Diagnostik Laboratorium di Rumah Sakit Tarutung seperti Cartridge SARS-CoV-2.

“Akibat ketidakadaan alat tersebut, pasien yang sudah reaktif hasil Rapid Test harus menunggu lama. KSO ini akan dituangkan dalam kesepakatan bersama Forkopimda Taput,” pungkasnya.

Turut hadir dalam rapat koordinasi ini, Wakil Bupati Taput, Sarlandy Hutabarat.

Berikut kasus Covid-19 berdasarkan data Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Taput pada Kamis (15/10/2020) seperti dilansir laman Facebook Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Tapanuli Utara.

Pelaku Perjalanan: 979 orang.
Kasus Probable: 0 orang.
Kasus Suspek: 1 orang.
kasus Suspek Discarded : 11 orang.
Kontak Erat : 281 orang.
Kontak Erat Discarded : 666 orang.
Total Kasus Konfirmasi : 64 orang.
Total Kasus Konfirmasi Selesai Isolasi : 42 orang.
Kasus Meninggal RT-PCR(+) : 2 orang.
Kasus Konfirmasi dari Luar Kab. Taput : 12 orang.
Kasus Konfirmasi Selesai isolasi dari Luar Kab. Taput : 5 orang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *