Penjelasan Wali Kota Sibolga Soal Kutipan Uang Seragam di Sekolah Unggulan

  • Whatsapp
Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan. (Foto: dok_istimewa)
Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan. (Foto: dok_istimewa)

SNT, Sibolga – Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan menanggapi terkait viral di media sosial soal uang seragam sekolah unggulan di daerah itu, dikutip.

Jamaluddin menegaskan, akan menggratiskan seluruh biaya sekolah untuk siswa SMP kelas unggulan di Kota Sibolga, dan menyebut uang yang dikutip tersebut sudah dikembalikan kepada orangtua siswa.

Bacaan Lainnya

Terkait pengutipan uang seragam tersebut, kata Jamaluddin, ada kesalahpahaman pihak sekolah, sehingga mengambil kesimpulan untuk menagih uang seragam kepada orang tua siswa.

“Pihak SMP 6 karena kurang paham atau kurang mengerti sehingga mengambil kesimpulan menagih uang seragam kepada orang tua siswa,” katanya, Senin (5/7/2021).

“Memang dananya belum ditampung di APBD Kota Sibolga, tetapi dana tersebut nantinya akan ditampung di P-APBD, saat ini sedang kita proses,” lanjut Jamaluddin didampingi Sekda, Yusuf Batubara.

Wali Kota mengatakan, biaya sekolah kelas unggulan yang akan ditampung di P-APBD nantinya berupa biaya seragam lengkap, dan juga makanan tambahan karena siswa akan belajar sampai sore.

“Siswa unggulan merupakan program kami dan sesuai janji janji saya saat Pilkada, semuanya digratiskan. Saya juga sudah mendapatkan informasi, uang seragam sekolah yang sudah disetorkan orang tua siswa, sudah dikembalikan. Jadi, semua biaya siswa unggulan baik seragam, makanan tambahan maupun yang lainnya kami gratiskan,” tegasnya.

Dijelaskan, sesuai visi misi Pemerintah Kota Sibolga akan menggratiskan biaya pendidikan. Namun saat ini dilakukan secara bertahap hanya untuk siswa kelas unggulan mengingat keterbatasan anggaran.

“Setiap sekolah ada kelas unggulan, saat ini biaya seragam sekolah gratis hanya untuk siswa unggulan. Kita lakukan secara bertahap dulu karena kemampuan anggaran kita. Apalagi tahun ini ada refocusing anggaran akibat pandemi covid-19,” jelasnya.

“Kalau tahun depan tidak ada refocusing akan kita bantu semua, pakaian lengkap akan kita berikan kepada setiap siswa. Namun sekarang kita lakukan bertahap dulu dimulai dari siswa unggulan,” sambung Jamaluddin.

Seperti diberitakan sebelumnya, beredar informasi miring tentang proses penerimaan calon siswa kelas unggulan tersebut, ada dugaan bahwa calon siswa harus menyetor duit hingga ratusan ribu rupiah untuk membeli seragam sekolah.

Bahkan, kuitansi yang diduga untuk pembayaran duit seragam itu sempat beredar di media sosial.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan Sibolga, Erwin dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya pembayaran uang seragam sekolah tersebut. Alasannya, karena anggarannya belum ada ditampung tahun ini di APBD Kota Sibolga.

“Anggarannya kan belum ada ditampung tahun ini di APBD Kota Sibolga. Jadi, nanti mereka (calon siswa) mau pakai seragam apa di sekolah. Kemungkinan tahun anggaran 2022 nanti, anggarannya sudah ditampung di APBD,” kata Erwin dihubungi wartawan lewat telepon, Jumat sore. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *