Turnamen Catur YNPS CUP III Taput, Satika Simamora: Catur Melatih Konsentrasi

IMG 20240307 WA0003
FOTO: Peserta cilik tingkat SD konsentrasi ikuti turnamen catur tingkat pelajar YNSP Cup III di Dusun Lumban Silintong, Desa Sitompul, Kecamatan Siatas Barita, Tapanuli Utara pada Rabu 6 Maret 2024. (Foto: SNT/Jumpa Manullang)

TAPUT – Yayasan Nelson Pandapotan Sitompul (YNSP) bersama Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) Tapanuli Utara (Taput) kembali menggelar turnamen catur tingkat pelajar tahun ketiga.

Kompetisi olah raga asah otak itu digelar setahun sekali dengan konsep kompetisi yang ketat dengan partisipasi para pecatur pelajar tingkat SD, SMP dan SMA sederajat dari penjuru 15 kecamatan Kabupaten Taput, Sumatra Utara (Sumut).

Bacaan Lainnya

Parlaungan Sitompul, ketua panitia turnamen Catur YNPS III mengatakan kompetisi asah otak itu sudah digelar selama 3 tahun berturut-turut yakni tahun 2019, 2023 dan 2024.

“Ada peningkatan animo peserta tiap tahun,” kata Parlaungan.

Dikatakan, bahwa turnamen Catur Pelajar YNPS I pada tahun 2019 diikuti 350 peserta. Kemudian pada Turnamen Catur Pelajar YNPS II tahun 2023 diikuti 648 peserta dengan total hadiah bagi pemenang senilai 60 juta rupiah.

“Out put dari turnamen selama ini telah terlihat pada kejuaraan catur di Kabupaten Toba, satu orang atlet catur pelajar kita ikut kompetisi di sana,” kata Parlaungan Sitompul.

“Kali ini, turnamen catur tingkat pelajar Tapanuli Utara ketiga sudah dibuka resmi dan dilaksanakan pada 6 Maret 2024 di Desa Sitompul, Kecamatan Siatas Barita, diikuti 294 siswa sekolah dasar dan tingkat SMP dan SLTA sederajat masing masing 332 peserta,” ungkap Parlaungan.

Cerdaskan Otak

Dalam sesi sambutan terlihat hadir tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pejabat pemerintah seperti ketua PN Tarutung, juga ketua Percasi KONI dan Bunda PAUD daerah itu.

Satika Simamora ketua atau bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Taput mengapresiasi gelaran turnamen atas partisipasi Yayasan Nelson Pandapotan Sitompul (YNPS) menggali potensi SDM bidang olah raga catur.

Satika mengatakan efek positif jangka panjang dari turnamen itu tentu akan membentuk karakter kritis bagi generasi muda.

“Bermain catur fungsinya kita tahu melatih konsentrasi, melatih pahami strategi dengan kesabarannya. Kita dilatih cari strategi untuk membaca pikiran orang lain,” kata Satika Simamora, Rabu (6/3/2024).

IMG 20240307 WA0002
Bunda PAUD Taput Satika Simamora motivasi peserta.

Satika berharap kepada ratusan peserta kompetisi agar senantiasa mengedepankan konsentrasi tanpa pikirkan besaran hadiah dan piala yang akan diterima ketika sudah menang.

“Jadi yayasan ini luar biasa, karena bisa berikan kesempatan kepada semua anak muda (SD hingga SMA). Diberikan peluang, diberikan latihan untuk melatih kesempatan melatih kesabaranmu yang bisa nanti jadi anak-anak yang kritis untuk bagaimana menghadapi kehidupan,” papar Satika yang sampaikan motivasi kepada ribuan peserta kompetisi.

Percasi Taput Kewalahan

Hendra Hutabarat selaku ketua cabor Percasi KONI Taput turut mengapresiasi semangat YNPS proaktif menggali atlit catur berprestasi di Bonapasogit.

Kata Hendra, saat ini KONI (cabor Percasi) masih kesulitan lakukan even lebih besar karena keterbatasan anggaran.

“Kalau ingin membuat turnamen itu tentu kita pikirkan tetapi banyak hal yang harus kita pertimbangkan mengingat ketersediaan anggaran dari Percasi sendiri kemudian waktu pelaksanaan harus diatur lebih matang, ” kata Hendra yang juga menjabat Ketua Pengadilan Negeri Tarutung saat ini. (SNT/JM)

 

 

Tarutung, 7 Maret 2024

Penulis : Jumpa Manullang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *