Tak Jadi Maju di Pilkada Taput, Samuel: Siapapun Terpilih Menjadi Bupati Kiranya Tuhan Memberkati

oleh
Samuel Basar P Hutauruk Saat Sosialisasi Kepada Warga Taput Jelang Pilkada Serentak. Foto: Dok/Ist.

SMARTNEWSTAPANULI.COM, TAPUT – Samuel Basar P Sibarani putra dari Fatimah Boru Hutabarat menuliskan tentang dirinya yang tidak jadi maju di Pilkada Serentak 2018 untuk daerah Kabupaten Tapanuli Utara melalui akun facebook nya. Sabtu, (6/1/2018).

Dalam tulisannya yang di unggah kesalah satu group facebook itu, Samuel menyampaikan permohonan maaf dan terimakasihnya kepada masyarakat di Taput.

Berikut status Samuel Basar P Hutauruk yang di tag ke group TAPANULI UTARA OKEY  setengah jam yang lalu:

Dengan segala kerendahan hati saya Samuel Basar Parasian Hutauruk mengucapkan banyak terima kasih utk semua yg mendukung saya, baik dukungan doa, hati, waktu, tenaga,pikiran dan materi selama masa masa sosialisasi sampai hari ini kepada:

Amang Inang
Bapatua Amanguda
Inangtua Inanguda Tulang Nantulang Amangboru Namboru
Ompung
Lae Ito
Amangbao Inangbao
Partai Nasdem
Tim Sukses Samuel
Ale ale Samuel
Relawan Samuel
Rekanan DPRD Taput
Saudara-i gereja gereja di Taput dan semua yg tidak bisa saya sebut satu demi satu kiranya Kasih Tuhan yang dari surga itulah yang membalasnya.

Selama 6 tahun di Canada tanpa orangtua, tanpa keluarga, tanpa sanak saudara kami belajar dan berjuang apa arti hidup ini sebenarnya dan yg kami rasakan betapa luar biasanya Tuhan bekerja didlm kehidupan kami.

Kami dtg jauh dari Canada plg ke Indonesia yang pasti ada tujuan misi visi kami dengan Tuhan dan tujuan utama kami pulang adalah utk melayani keluarga. Ada kerinduan saya utk membangun kampung halaman dan akhirnya sy terjun ke dunia politik Pilkada.

Didalam keterbatasan saya, saya berikan hati, pikiran waktu tenaga dan materi utk mengikuti Pilkada ini. Saya jalankan semua prosedur dan aturan peraturan yg ada. Saya berusaha tetap berjalan di rel yg Tuhan inginkan. Saya bersyukur diijinkan Tuhan utk sakit ketika waktu sdh mendekat utk deklarasi sehingga saya bisa mendengar apa yg Tuhan inginkan dari saya.

Saya bersyukur pada Tuhan utk sesuatu yg tidak menyenangkan bahkan yg pahit sekalipun.

Singkat kata, sy mohon maaf kalau pada akhirnya sy tdk mengikuti Pilkada ini. Secara kedagingan tentunya saya kecewa marah krn tdk mengikuti Pilkada tapi saya tidak mau kekecewaan kemarahan menguasai saya krn kekuasaan, jabatan, posisi atau materi itu bukan tujuan saya. Saya sebagai orang percaya kepada Tuhan,saya percaya semua ini sdh diaturNya. Waktu dan rencana Tuhan itulah yg terindah buat saya dan keluarga saya.

Saya bersyukur saya memiliki seorang istri yang takut akan Tuhan yg selalu mengingatkan saya utk selalu hidup dalam Tuhan, saya bersyukur memiliki seorang putri yg selalu mengingatkan bahwa hidup ini adalah anugerah, saya bersyukur memiliki orangtua yg selalu mendukung saya, saya bersyukur saya memiliki sanak saudara dan keluarga besar, saya bersyukur utk para sahabat teman yg setia.

Meskipun saya tdk ikut pilkada saya dengan seijin dan pertolongan Tuhan akan tetap membangun dan melayani di kampung halaman saya.

Saya sdh serahkan surat permohonan maaf secara resmi ke Partai Nasdem atas ketidaksertaan saya sebagai calon peserta Pilkada, utk itulah saya menyerahkan sepenuhnya kepada Partai Nasdem utk dpt mendukung, mengusung calon lainnya.

Doa saya utk siapapun nantinya yg akan terpilih menjadi Bupati atau wakilnya kiraNya Tuhan memberkati dan bisa berpegang kepada ayat ini yg tertulis di Mikha 6:8 “Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?”

Teriring salam dan doa,

SAMUEL BP HUTAURUK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *