Masih Muda Tapi Sudah Kena Asam Urat, Apa yang Salah?

  • Whatsapp
Derita Sakit Asam Urat di Usia Muda. Foto: viva.co.id.

SMARTNEWSTAPANULI.COM – Biasanya kadar asam urat yang tinggi dikeluhkan oleh orang yang sudah usia tua. Hal ini wajar, sebab orang usia tua tidak menjalankan diet secara teratur karena sibuk beraktivitas. Selain itu, kemampuan metabolisme menurun seiring bertambahnya usia.

Kendati begitu, persoalan asam urat juga dapat mengganggu kehidupan kaum muda.

Bacaan Lainnya

Merujuk data dari dari National Health Service (NHS) di Inggris, sejak 10 tahun terakhir menunjukkan adanya peningkatan jumlah pasien yang menderita asam urat tinggi secara signifikan. Hal itu terjadi ke sebagian besar pasien berusia antara 20-30 tahun.

Namun setelah dilakukan penelusuran lebih jauh, kemajuan bisnis kuliner dan gaya hidup yang tidak sehat menjadi salah satu faktor utama orang usia muda mengalami asam urat. Anda tentu bisa melihat sendiri bahwa semakin banyak tempat kuliner yang menyajikan berbagai hidangan menarik.

Tetapi sayangnya, bahwa hal ini tidak ditanggapi dengan bijaksana oleh para konsumen-konsumen muda. Dengan banyak mengonsumsi makanan berbahan utama daging, meminum alkohol, dan minim olahraga, risiko asam urat pun meningkat.

Lalu apakah masalah utama yang ditimbulkan dari asam urat tinggi?

Dalam bahasa medis, asam urat yang tinggi disebut dengan hiperurisemia. Kalau dibiarkan terus-menerus, asam urat dapat terakumulasi di persendian, sehingga bisa menyebabkan peradangan sendi atau arthritis gout.
Tidak hanya menyerang sendi, akumulasi asam urat bisa terjadi di ginjal. Ketika terkumpul di ginjal dan menjadi semakin padat, kondisi ini bisa menyebabkan batu ginjal.

Jadi, meski usia masih muda, Anda sudah harus mulai memperhatikan diet dan gaya hidup.

Anda dianjurkan agar mengonsumsi daging, kacang, sayur, buah, dan makronutrien secara seimbang, serta tidak lupa untuk tetap aktif berolahraga dan selalu menerapkan gaya hidup sehat, agar terbebas dari penyakit. (sumber: klikdokter.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar