Jalan di Sirandorung ini Sudah Lama Rusak

  • Whatsapp
Kondisi Jalan Transmigrasi Rusah Parah, Butuh Antensi Dari Pemerintah untuk Perbaikan. (foto: Sahat Tumanggor).

SMARTNEWSTAPANULI.COM, TAPTENG – Kondisi Badan Jalan Transmigrasi mulai dari Satuan Pemukiman (Sp-2) Kelurahan Bajamas, Desa Muara Ore, Satuan Pemukiman (Sp-1), Desa Masnauli, hingga sampai ke simpang Paranginan, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), sepanjang 10 Km, rusak parah.

Hasil pantauan media ini, Kamis, (25/1/2017) sekira pukul.09.30 WIB, kondisi badan jalan Transmigrasi Kecamatan Sirandorung sudah lama rusak parah, disepanjang jalan terlihat tidak ada lagi aspal yang menempel di badan jalan, sehingga kerusakan badan jalan tersebut, sudah layak menjadi atensi pemerintah untuk mengalokasikan anggaran pembangunan badan jalan yang rusak parah saat ini.

Bacaan Lainnya

Menurut keterangan Warga Desa Muara Ore, Kecamatan Sirandorung, Yakni, Irvan Sinaga (36) dan Hidup Siregar(48), mengeluhkan, kerusakan badan jalan di daerah mereka, sudah berlangsung lama, disisi lain juga, disepanjang badan jalan sudah rusak parah membuat akses transportasi kerap terkendala saat melintas dari daerah ini.

“Kami warga setempat merasa kesulitan, jika musim penghujan tiba, kondisi lobang di bahu jalan di genangi air, sehingga yang lintas dari daerah ini baik itu kenderaan roda dua dan roda empat harus ekstra berhati-hati mengingat kondisi jalan rusak parah.

Lanjutnya, yang sangat dikeluhkan masyarakat, jika musim kemarau tiba, kenderaan yang lintas dari daerah ini, disepanjang jalan dipenuhi dengan debu yang beterbangan hingga sampai kerumah penduduk, apalagi Armada pengangkat Cruit Palm Oil (CPO) dari salah satu perusahaan di daerah ini sepanjang jalan dipenuhi dengan debu yang sangat pekat, sehingga bisa berpengaruh dengan pernapasan, dan khusunya bagi anak-anak akan mudah diserang penyakit Diare.

“Kita berharap perbaikan jalan transmigrasi menjadi atensi bagi pemerintah, agar segera menyuntikkan dana untuk perbaikan jalan yang rusak parah sepanjang 10 km, sebab jika jalan tersebut sudah diperbaiki, akses warga untuk lalulalang dari jalan tersebut semakin lancar, sehingga sistem perekonomian masyarakat akan semakin lancar,” ujar Irvan Sinaga.

Kepala Desa Masnauli, Kecamatan Sirandorung, Basuki beberapa waktu lalu mengatakan, bahwa kondisi badan badan jalan transmigrasi sudah menjadi keluhan utama warga yang kerap diperbincangkan.

“Keluhan ini, bukan hal yang baru lagi, bahkan keluhan mengenai kondisi jalan yang rusak parah di daerah transmigrasi juga dirasakan masyarakat lainnya yang melintas dari daerah ini, baik yang mengenderai roda dua dan roda empat.

Dikatakan, keluhan masyarakat juga sudah pernah disampaikan, pada acara Musrenbang dikantor Camat Sirandorung tahun 2017 lalu. “Namun realisasi pembangunan jalan Transmigrasi mudah-mudahan segera diperbaiki, demi kelancaran akses tranportasi yang lintas dari daerah ini,” pungkas kades. (Sahat Tumanggor).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *