oleh

Operasi Nihil, SAR Minta Maaf Kepada Keluarga ABK Mega Top III

SMARTNEWSTAPANULI.COM, SIBOLGA – Operasi pencarian oleh tim SAR terhadap KM Mega Top III asal Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut) yang hilang kontak sejak tanggal 3 Januari 2018 lalu, akhirnya dihentikan.

Misi pencarian KM Mega Top III dihentikan karena dinilai tidak efektif lagi untuk melakukan pencarian, mengingat sampai saat tanda-tanda keberadaan kapal belum diketahui.

Koordinator Pos SAR Sibolga, Adlin Buyung Nasution kepada wartawan mengatakan, penghentian pencarian KM Mega Top III merupakan hasil evaluasi dari Kantor SAR Medan.

Walau demikian, kata Adlin, bila titik kordinat keberadaan KM Mega Top III diketahui maka misi pencarian akan kembali dilakukan.

“Karena sampai hari ke 27, tanda-tanda hilangnya kontak KM Mega Top III tidak kami lihat, dan kami cari dengan titik kordinat yang disampaikan pada kami, sehingga dilakukan operasi dan pemantauan, tapi tidak juga ditemukan,” jelas Adlin, Selasa (30/1/2018) dikantor Pos Sar Sibolga, di Kecamatan Pandan, Tapteng.

Foto Keluarga ABK Mega Top III Histeris ketika menggelar acara ritual baru-baru ini Ditangkahan Sinar Mas Pondok Batu, Tapteng, Sumut. FOTO: DOK SNT.

Adlin menyebutkan, operasi pencarian terhadap KM Mega Top III telah dikoordinasikan dengan beberapa SAR dan unsur SAR se – Sumatera, seperti area Nias, Mentawai, Padang, dan Bengkulu, namun hasilnya masih nihil.

“Sekali lagi kami memohon maaf kepada seluruh keluarga ABK Mega Top II yang mungkin memberikan harapan dan tumpuhan kepada Basarnas, kami mohon dimaafkan,” ucap Adlin.

Sekadar untuk diketahui, KM Mega Top III pertama kali diketahui hilang kontak di perairan Aceh, dengan membawa 29 nelayan meliputi, 14 nelayan Sibolga, 14 nelayan Tapanuli Tengah dan satu nelayan kapal pongpong yang diketahui sebagai warga Aceh. (ril)

Komentar