Viral, Setelah Digrebek Warga, Pasangan ini Kemudian Dimandikan dengan Air Comberan

  • Whatsapp
Foto Screenshot Unggahan Video yang Diunggah ke Media Sosial Setelah Sepasangan Kekasih ini Digrebek Warga. FOTO: Facebook.

Banda Aceh – Sepasang kekasih dipergoki warga sedang berduaan didalam salah satu rumah di Kayee Lee, Ingin Jaya, Aceh Besar. Aksi penggrebekan itu kemudian direkam warga, dan diunggah ke media sosial.

Video nya kini telah ditonton jutaan warganet setelah ratusan kali dibagi-bagikan di media sosial.

Bacaan Lainnya

Dalam video tersebut tampak pasangan yang diduga berbuat mesum ini dimandikan dengan air comberan, dan menjadi tontotan warga. Hingga kemudian, keduanya membersihkan air comberan dari badan mereka di tepi sungai.

Pasangan kekasih ini diketahui bernama Ar (19) warga Kayee Lee, Ingin Jaya, dan pasangannya berinisial H (18) warga Landom, Lueng Bata, Banda Aceh.

Dari informasi yang diperoleh, pasangan ini disebutkan hendak bertamu ke rumah yang mereka masuki. Namun akhirnya justru ditemukan sedang asik berduaan. Warga yang curiga lantas mengamankan pasangan ini.

Petugas yang tiba dilokasi kemudian mengamankan pasangan ini ke kantor Polsek Ingin Jaya.

“Setibanya kami dilokasi, pasangan tersebut telah dimandikan warga dengan air comberan. Selanjutnya kami amankan ke kantor untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kapolsek Ingin Jaya, Nazarul Fitra, kemarin.

Setelah diunggah ke media sosial, warganet pun menulis beragam komentar.

Feri Sasongko: Anggap saja ini perjalanan kisah cinta.

Giietto JR: Ya allah…yg nyiram gak punya iman hatinya penuh dgn dendam.. Alangkah baiknya tuntun mereka ke jalan yg benar suruh mereka tobat suruh mereka berubah.. Insya allah kalian akn dpt pahala.. Manusia berbuat dosa di dunia udh ada balasanya sndri di akhirat.

Thrye Cutte: Itu orang yg ngehakimin kaya hidup loe suci aja, kaya hidup loe bener aja kaya hidiup loe gak pernah buat dosa aja.

Ine Naila: Cowok nya ingin membela cewe nya tpi sayang dia tak berdaya sedih liat nya. (Int/FB)

 

Editor:Ren Morank

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *