oleh

Dalangi Pembongkaran ATM di Siborongborong, Pegawai PLN Ini Diciduk di Balige

Tapanuli Utara – Johari Tampubolon (23) warga Desa Aek Bolon, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), terduga otak pelaku pembongkaran Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Rakyat Indonesia (BRI) didepan UNITA Silangit Siborongborong, berhasil diringkus petugas Satreskrim Polres Tapanuli Utara (Taput) dari pelariannya di belakang kantor PLN Balige, Sabtu, (7/4).

Pelaku Johari Tampubolon merupakan pegawai PLN Balige, ditangkap bersama satu unit mini bus Avanza warna hitam bernomor polisi BK 1474 WF.

“Jadi sudah dua orang tersangka pembongkaran ATM tersebut kita amankan. Dua orang lagi yakni Rido Siahaan dan Bangkit Sianipar masih dalam pengejaran petugas,” ujar Kapolres Taput AKBP HM Silaen melalui Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Minggu, (8/4).

Sebelumnya, Polres Taput merilis, bahwa seorang pelaku bernama Jendro Tampubolon telah berhasil ditangkap setelah petugas memergoki tersangka melakukan aksi pembongkaran ATM tersebut pada Sabtu, (7/4) dinihari sekitar pukul 02.15 WIB. Saat itu, tiga orang rekannya berhasil kabur dari kejaran petugas.

Diberitakan sebelumnya, aksi pembongkaran ATM BRI didepan kampus UNITA Silangit Siborongborong awalnya diketahui setelah security kampus Unita yang mencuriga keberadaan satu unit mobil yang sedang parkir di depan ATM tersebut.

Kemudian oleh security Unita tersebut menghubungi petugas Polsek Siborongborong melalui telepon genggamnya. Berselang beberapa lama setelah Satreskrim Polres Taput menerima informasi, langsung turun ke TKP.

“Setelah petugas tiba di TKP, ternyata mobil mini bus Avanza parkir didekat ATM, sedangkan didalam ATM ada dua orang. Petugas langsung mengejar komplotan pembongkar ATM tersebut, namun saat itu baru satu orang yang berhasil ditangkap,” jelas Walpon.

Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BRI yang Dibongkar Komplotan Pencuri Didepan Kampus Unita Silangit Siborongborong, Sumatera Utara, Sabtu, 7 April 2018 Dinihari. Sementara sudah dua pelaku Ditangkap oleh Petugas Polres Taput.

Menurut Walpon, dari keterangan tersangka, aksi pembongkaran ATM itu sudah direncanakan sebelumnya.

“Pembongkaran ATM itu mereka lakukan dengan cara me Las. Sementara saat melakukan aksinya, pelaku menutup CCTV yang ada didalam ATM,” ungkapnya.

Sambungnya lagi, didalam ATM petugas menemukan sejumlah barang bukti yang dibawa para pelaku, yakni tabung gas elpiji berukuran 3 Kg, Kipas, Las, Lakban, Mancis dan alat-alat lainnya.

Walpon menambahkan, dalam perjalanan menuju Silangit Siborongborong, ke empat pelaku sudah berbagi tugas.

Setelah di TKP tersangka Jendro Tampubolon dan Bangkit Sianipar turun dari mobil dan masuk ke ATM. Sedangkan dua orang temannya berada di dalam mobil .

“Didalam ATM sudah acak-acakan. Dan ATM nya pun sudah dirusak para pelaku,” pungkasnya. (Red)

Komentar