oleh

Wujudkan Pilkada Damai, Satgas Nusantara Polres Tapsel Gelar Tabligh Akbar

Tapanuli Selatan – Untuk mewujudkan terselenggaranya pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018 yang damai, aman dan lancar, Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) gelar acara Tabligh Akbar, Minggu (8/4/2018) bertempat di alun-alun Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel.

Pelaksanaan Tabligh Akbar yang bertepatan dengan Hari Lahir (Harlah) Nahdatul Ulama (NU) ke 72 ini, mengusung tema “Silahturrahmi Forkopimda, Raja-Raja Adat dan Keluarga Besar Polres Tapsel dengan Muslimat NU Tapsel” bertujuan untuk mewujudkan Pilkada Damai tanpa ujaran kebencian, SARA dan Hoax.

Sebagai penceramah (Tausyiah) dalam acara ini, panitia mengundang langsung Ustadz Habib Ahmad Alydrus dan Hadad Alwi yang terkenal sebagai penyanyi Religi untuk mengisi hiburan kepada semua jamaah yang hadir.

Pada acara ini, selain Kapolres Tapsel AKBP Mohammad Iqbal dan jajarannya yang menjadi panitia acara, turut hadir Wadir Binmas Poldasu AKBP Parluatan Siregar, Kapolres Padangsidimpun AKBP Hilman Wijaya, Kaden C Brimob Sipirok AKBP Bravo Sena, wakil Bupati Tapsel Aswin Effendi Siregar, beberapa tokoh agama NU di Tapsel, Raja-Raja/Tokoh Adat Tapsel, anggota PC NU Tapsel, undangan dan ribuan warga muslim yang antusias ingin mendengarkan tausyiah dari Habib Ahmad Alydrus dan lantunan syahdu lagu religi Hadad Alwi.

Kapolres Tapsel AKBP Mohammad Iqbal mengatakan, acara Tabligh Akbar ini merupakan salah satu program Satgas Nusantara Mabes Polri dan Polda Sumut yang dilaksanakan Polres Tapsel dengan tujuan, yang pertama, meningkatkan silaturrahim ukuwah Islamiyah yang direfrentasikan oleh Forkopimda, Raja-Raja/Tokoh Adat dan keluarga besar Polres Tapsel dengan muslimat NU.

Kemudian, gelaran ini sebagai bentuk partisipasi untuk ikut merayakan harlah NU yang ke 72.

Selain itu, tujuannya adalah untuk memperkuat semangat persatuan dan kesatuan yang dapat meningkatkan kewaspadaan Nasional untuk memberikan semangat maupun motivasi kepada masyarakat mempererat rasa kebangsaan, semangat kebangsaan, faham kebangsaan dalam menolak dan mencegah adanya ujaran kebencian, SARA, Hoax maupun black Campain (kampanye hitam) demi mewujudkan penyelenggaraan Pilkada serentak yang damai, aman dan lancar.

“Ini merupakan bentuk sinergitas kita khususnya dengan tokoh agama, raja-raja/tokoh adat, tokoh masyarakat untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam mengantisipasi hal-hal yang dapat memicu situasi kemanan, kenyamanan dan ke kondusifan khususnya wilayah Tapsel,” jelas Iqbal kepada wartawan.

Sementara itu Wadir Binmas Poldasu AKBP Parlauatan Siregar menambahkan, pelaksanakan kegiatan ini bertujuan membentuk sinergitas personel Polri dengan tokoh agama dan tokoh adat dalam melaksanakan perannya menjaga Kamtibmas (Keamanan dan ketertiban masyarakat) untuk terwujudnya pelaksaan Pilkada serentak yang damai.

“Yang melatar belakangi ini, karena sesuai dengan pengamatan kita dalam pelaksanaan Pilkada didaerah manapun di Republik Indonesia ini, ada saja gangguan untuk menciptakan gangguan Kamtibmas agar tidak kondusif. Oleh karena itu melalui Tabligh Akbar ini, peran Polri bekerja sama dengan tokoh agama dan tokoh adat melaksanakan kegiatan Tabligh Akbar dan anjangsana sebagai upaya sosialisasi kepada masyarakat agar dapat mengantisipasi hal-hal itu (yang dapat mengganggu Kamtibmas). Jadi diharapkan agar masyarakat terkonsentrasi dengan apa yang dibuat oleh Polri saat ini,” ucapnya.

Disela-sela acara ini, Kapolres Tapsel bersama jajarannya menyempatkan diri menyanyikan lagu berjudul “Anti Hoax” ciptaan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Paulus Waterpaw. Diakhir acara, Kapolres bersama perwakilan TNI, tokoh agama (Islam dan Nasrani), tokoh adat dan beberapa undangan lainnya menyempatkan diri untuk meneriakkan bersama-sama penolakan berita-berita Hoax, ujaran kebencian dan SARA.

“Tolak berita Hoax…!”ujar mereka serentak sambil menyorongkan tangan masing-masing dengan mengembangkan jari sebagai simbol ‘Menolak’. (RMS)

Komentar