ICASI Dihadiri Peneliti dan Akademisi dari Luar Negeri

  • Whatsapp
Forum Kerjasama Perguruan Tinggi (FKPT) mengadakan Internasional Conference on Advance and Scientific Innovation (ICASI) bertajuk Empowering Digital Society Through Integration of Multidiscplinarity Aspect, di Madani Hotel, Jalan Sisingamangaraja Medan, Sumatera Utara (Sumut), Senin, (23/4).

Medan – Forum Kerjasama Perguruan Tinggi (FKPT) mengadakan Internasional Conference on Advance and Scientific Innovation (ICASI) bertajuk Empowering Digital Society Through Integration of Multidiscplinarity Aspect, di Madani Hotel, Jalan Sisingamangaraja Medan, Sumatera Utara (Sumut), Senin, (23/4).

Dalam sambutannya, Ketua FKPT Mesran M.Kom mengatakan, FKPT merupakan suatu Forum yang diikuti lebih kurang 15 institusi dan terbentuk pada tahun 2017 di Medan, dengan tujuan untuk saling berkolaborasi dan bekerja sama antar sesama institusi demi kemajuan bersama.

“Walaupun Forum Kerjasama Perguruan Tinggi (FKPT) ini baru 1 tahun berdiri, namun institusi yang terlibat didalamnya memiliki komitmen yang tinggi untuk maju dan bekerjasama, untuk saling memberikan kontribusi yang besar kepada dunia pendidikan,” ucap Mesran.

ICASI ini merupakan konferensi yang pertama digagas oleh FKPT bekerja sama dengan beberapa Politeknik Malaysia diantaranya Politeknik Sultan Azlan Shah, Politeknik Premier Ibrahim Sultan, Politeknik Banting Selangor, Politeknik Port Dikson.

“Ada 95 paper yang diterima, 50 paper yang ditolak dan yang mengikuti kegiatan pada hari ini terdapat 75 Presenter dan dihadiri peserta lebih kurang 130 peserta seminar,” tuturnya

Diacara ini dihadirkan narasumber, yakni Prof. Dato’ Dr. Ab. Halim bin Tamuri (Kolej Universiti Islam Antarbangsa Selangor-Malaysia), Prof. Dr. Farid Wajdi Ibrahim (UIN Ar-Raniry Banda Aceh-Indonesia) dan Prof. Eon Yong Kim (Hanyang University, South Korea.

Sementara itu salah satu presenter dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wil 1, Marzuki Sinambela dengan judul papernya Shear Wave Spliting Analysis Beneath Sumatra For-Arc Infferred from Seismic Observations Statio.

“Seismic Anisotropy adalah untuk mengidentifikasi dan mengobservasi struktur anisotropy pada permukaan dengan proses deformasi di Sumatera bagian Pantai Barat,” ujar Marzuki.

Penelitian ini sendiri hasil dari kolaborasi beberapa institusi, yaitu Janner Simarmata (Universitas Negeri Medan), Erwinsyah Satria (Universitas Bung Hatta), Rina Yulius (Politeknik Negeri Batam), dan Daniel Silli Bataona (Politeknik Negeri Kupang).

Turut hadir Dr Aji Prasetya Wibawa dari Universitas Negeri Malang yang juga Editor in Chiep jurnal Knowledge Engineering and Data Science (KEDS) dan Managing Editor International Journals of Advances in Intelligent Informatics (IJAIN), Andri Pranolo MCs dari Universitas Ahmad Dahlan.

ICASI ini juga terlaksana atas dukungan dari beberapa kampus diantaranya Polimedia, Universitas Negeri Medan, STMIK Budi Darma, Insitut Teknologi Medan, STIM Sukma, LP3I, Universitas Harapan Medan, Politeknik Sultan Azlan Shah, Politeknik Premier Ibrahim Sultan, Politeknik Banting Selangor, Politeknik Port Dikson. (js/snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *