oleh

SPMB PKN STAN, Lima Calon Peserta Ini Dinyatakan Gugur

Jakarta – Panitia seleksi menemukan pelanggaran oleh lima calon peserta SPMB PKN STAN Tahun 2018 di Makassar.

Pelanggaran dilakukan seorang calon peserta pada, 29 Juni 2018 dan empat orang calon peserta pada, 30 Juni 2018.

Modusnya, calon peserta ini membawa alat komunikasi berupa handphone, kamera, dan bluetooth earphone yang dipasang di tubuh.

Hal ini dijelaskan Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Nufransa Wira Sakti dalam keterangan tertulis, seperti dilansir dari laman Kemenkeu, Jumat, 6 Juli 2018.

Panitia berhasil menemukan pelanggaran tersebut saat melakukan pemeriksaaan dengan metal detector dan pemeriksaan fisik saat verifikasi peserta.

“Selanjutnya, calon peserta yang melakukan pelanggaran diperiksa Tim Panitia Daerah SPMB PKN STAN 2018, Pemantau PKN STAN, dan Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan,” tulis Nufransa Wira Sakti.

Mereka kemudian ditahan untuk kepentingan interogasi dan penyusunan berita acara pemeriksaan serta penyitaan alat bukti. Dengan pelanggaran ini, kelima calon peserta tersebut dinyatakan gugur.
Junjung Tinggi Nilai Kejujuran

Nufransa Wira Sakti menambahkan, proses SPMB PKN STAN dilakukan dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran dan integritas.

Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan dilibatkan sejak proses awal hingga akhir untuk memastikan bahwa proses penerimaan berlangsung sesuai prosedur.

Panitia akan menindaklanjuti segala bentuk kecurangan yang dilakukan oleh peserta maupun calon peserta dalam setiap tahapan ujian.

“Bagi peserta yang terbukti di kemudian hari melakukan kecurangan pada saat SPMB, apabila masih menjadi mahasiswa akan di-drop out dan jika telah menjadi alumnus ijazahnya akan dibatalkan serta status sebagai ASN juga akan dicabut,” pungkasnya.

 

editor: ren

Komentar