oleh

Pembinaan Fisik Prajurit, Korem 023/KS Laksanakan Metode Sirkuit Training

Sibolga – Kegiatan pembinaan jasmani bagi setiap prajurit merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan, sehingga diharapkan para prajurit memiliki kebugaran tubuh dan kondisi fisik prima untuk menunjang tugas pokok.

Pimpinan TNI AD telah menggariskan bahwa bagi prajurit yang akan meniti karier (sekolah dan penempatan jabatan) harus memiliki kesamaptaan jasmani sesuai dengan standar yang sudah ditentukan yaitu nilai 65.

Karena itu, pembinaan fisik seperti ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Hanya dengan kesehatan dan fisik yang primalah prajurit bisa menjalankan tugas dengan baik.

Pelaksanaan kegiatan pembinaan fisik seperti ini dilakukan secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut serta berkesinambungan.

Kajasrem 023/KS Kapten Inf Sirait menjelaskan sirkuit training latihan ialah jenis program latihan yang berinterval di mana latihan kekuatan digabungkan dengan latihan aerobik, juga menggabungkan manfaat dari kelenturan dan kekuatan fisik.

“Sirkuit di sini berarti beberapa kelompok olah raga atau pos yang berada di area dan harus diselesaikan dengan cepat. Tiap peserta harus menyelesaikan satu pos dahulu sebelum ke pos lainnya,” ujar Sirait, Rabu (11/7).

Terdapat beberapa stasiun kebugaran jasmani seperti lari sprint, push up, sit up, full up dan lainnya. Dalam program latihan ini terlebih dahulu dicek kondisi fisik dengan menghitung denyut nadi atau vander lee, kemudian peragangan dilanjutkan lari keliling lapangan untuk menjaga agar otot lebih siap.

Kemudian Bintara Jas mengambil alih untuk melaksanakan pemanasan, selanjutnya masing-masing kelompok sesuai kategori mulai berjalan dengan jarak sekitar 100 meter mengelilingi lintasan dalam lapangan upacara Makorem 023/KS.

Kemudian melaksanakan kegiatan erobik dengan metode sirkuit training seperti apa yang sudah dijelaskan oleh Kajasrem. (snt/penrem023)

Komentar