Plt Bupati Labuhanbatu Imbau Warga Selektif Menyerap Informasi

  • Whatsapp
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, H. Muhammad Ihsan Harahap Mewakili Plt Bupati Labuhanbatu Menyampaikan Himbaun Kepada Masyarakat Agar Tidak Menyebarluaskan Informasi Bohong atau Hoax, Senin 20 Agustus 2018 Dalam Satu Upacara. Foto: Abi/snt.

Labuhanbatu – Masyarakat di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara dihimbau berperan aktif menghentikan penyebarluasan berita bohong atau Hoax, karena dapat mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Demikian disampaikan Plt Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, H. Muhammad Ihsan Harahap saat apel gabungan, Senin 20 Agustus 2018.

Bacaan Lainnya

“Kita himbau masyarakat berhati-hati menggunakan media sosial agar tidak tersandung hukum, sebagaimana diatur dalam UU NO.19 Tahun 2016 tentang perubahan UU ITE.11 Tahun 2008,” ujar Ihsan Harahap.

Ihsan menjelaskan, berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi di era digital ini sangat memudahkan masyarakat dalam bersosialisasi, berinteraksi dan menyerap informasi.

“Salah satu sarana yang paling digemari adalah internet,” jelasnya.

Sambungnya, data kementrian Kominfo tahun 2017, pengguna internet di Indonesia menduduki peringkat nomor 6 di dunia yakni, sebanyak 143,26 juta jiwa atau setara 54,68 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

“Kemudahan dalam menyerap informasi tidak hanya membawa dampak positif bagi penggunanya, tetapi juga dapat membawa dampak negatif. Contoh negatifnya adalah, mudahnya penyebaran berita bohong atau hoax yang beredar di masyarakat,” ungkapnya.

Ironisnya lagi sambungnya, ada informasi hoax kemudian dibuat oleh pihak yang tidak bertanggungjawab bahwa seolah-olah informasinya itu benar, kemudian disebarkan melalui media sosial, ataupun portal-portal berita yang menyebabkan munculnya persoalan sosial, politik dan sara.

“Menjelang Pemilu 2019 ini, dikhawatirkan akan bermunculan akun-akun baru, ataupun portal-portal berita baru yang dapat memperkeruh suasana akan demokrasi Indonesia melalui perang media cyber yang tujuannya dapat membunuh karakter salah satu calon peserta pemilu melalui isu-isu negatif terutama yang bernuansa sara,” terangnya.

Untuk itu ia mengharapkan kepada semua pihak agar berhati-hati dan selektif mengenali informasi yang diterima.

“Mari kita sama-sama berperan aktif dalam menghentikan penyebarluasan berita bohong yang dapat mengancam stabilitas kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.

Upacara apel gabungan kelompok I dan II ini dihadiri Sekdakab Labuhanbatu Ahmad Muflih, Asisten Adm Pemerintahan dan Sosial H Nasrullah, Asisten Adm Umum H. Amru, Staf Ahli Bidang Ekbang Ir. Esty Pancaningdiyahi, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Heri, Kadis Lingkungan Hidup, H Kamal Ilham, dan Kaban BKPP Drs. Zainuddin Siregar, Kepala Dinas P2KB Labuhanbatu, Hj. Lidyawati Harahap, serta para pejabat eselon III dan IV. (Abi/SNT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *