oleh

Suzuki Jimny 2018 Sudah Meluncur di Filipina, Indonesia Kapan?

Smart News Tapanuli – Suzuki Jimny terbaru telah ditunggu-tunggu penggemarnya di Indonesia. Pernah dihadirkan pada GIIAS 2018 Agustus lalu, mobil ini benar-benar menjadi sorotan publik. Bahkan, saat penampilan perdananya, Jimny diklaim Suzuki Indonesia telah dipesan 500 orang. Padahal belum dijual.

Peminat pun terus menanti kepastian Jimny untuk dijual di Indonesia. Akan tetapi hingga saat ini nasib generasi keempat Jimny masih menggantung.

Suzuki Indonesia belum bisa memberikan jawaban pasti kapan Jimny 2018 bisa dibeli oleh konsumen Tanah Air.

Pada saat pameran, Jimny yang mengalami transformasi signifikan itu sengaja dihadirkan, guna melihat minat masyarakat. Suzuki juga ingin mendapatkan masukan dari masyarakat, supaya nantinya Jimny bisa memenuhi kebutuhan konsumen.

Namun beberapa bulan setelah pameran, Suzuki justru masih belum bisa menentukan. Dengan alasan masih mengkaji studi, sekalipun animo yang didapat begitu besar.

“Waktu GIIAS memang kita sempat berikan pernyataan, kita mau dengar dulu permintaan masyarakat bagaimana, begitu. Sekarang, kami sedang menganalisa suara yang sudah kami dapat. Yang bisa saya bilang sekarang, masih under studi,” ujar Seiji Itayama selaku Presiden Direktur PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) beberapa waktu lalu di Cikarang, Jawa Barat.

Bahkan sempat muncul pemberitaan, Suzuki ingin merakit Jimny terbaru di Indonesia. Hal ini menimbulkan pandangan bahwa Jimny 2018 akan dijual secara massal, alias tak dibatasi jumlahnya seperti generasi ketiga.

Namun, lagi-lagi Itayama tak bisa memberikan jawaban pasti terkait hal itu.

“Jadi ya kami belum tahu. Apakah produksi kah, apakah impor kah, apakah tidak masuk kah. Mohon bersabar,” jelas Itayama.

Padahal negara tetangga, yakni Filipina, baru-baru ini resmi meluncurkan Jimny terbaru melalui pameran Philippines International Motor Show (PIMS) 2018. Walau secara resmi, mobil ini baru akan dipasarkan pada kuartal kedua 2019.

Jimny generasi keempat bakal ditawarkan di sana dalam tiga varian: transmisi manual, mid-grade otomatis dan high-grade otomatis. Banderolnya pun terbilang kompetitif, mulai dari 1,1 juta peso atau sekitar Rp 310 juta.

Sekadar untuk diketahui, Jimny 2018 hadir dalam dua pilihan mesin, yakni 600cc dan 1.500cc. Untuk pilihan mesin lebih kecil hanya ditawarkan di negera asalnya, Jepang.

Karena di sana, Jimny lebih mengarah ke dalam segmen kei car. Sedangkan mesin 1.500cc ditujukan untuk pasar di luar Jepang. Karena spesifikasinya lebih bisa diterima oleh konsumen luar Jepang.

Adapun mesin untuk kebutuhan ekspor Jepang itu serupa dengan Suzuki Ertiga terbaru, yaitu K15B. Sebagai mobil offroad, Jimny 2018 mengusung sistem penggerak 4×4. (snt)

 

sumber: oto.com

Komentar