Afifi Lubis Pakai Topi Sahat Panggabean Sebelum Dimakamkan “Biarlah Dibawa, Tondinya Itu”

  • Whatsapp
Afifi Lubis Memakai Topi Kehormatan Mantan Walikota Sibolga Almarhum Sahat P Panggabean Sebelum Dimakamkan, Kamis 1 November 2018. (FOTO: dok_Ist)

Sibolga – Afifi Lubis tiba-tiba dipakaikan topi kehormatan walikota oleh Rumintang Uli Lumbantobing. Topi tersebut milik suaminya almarhum mantan Walikota Sibolga Drs.Sahat Pinorsinta Panggabean. Sebelumnya topi itu diletakkan di peti jenazah almarhum, Kamis (1/11).

Tidak diketahui pasti apa tujuan topi kehormatan mantan walikota Sibolga dua periode itu dipakaikan ke mantan wakil walikota Sibolga ini. Namun, Afifi Lubis diketahui pernah bersama dengan almarhum memimpin jalannya roda pemerintahan di Kota Sibolga selama satu periode, 2005-2010.

Bacaan Lainnya

Momen itu terlihat ketika Afifi Lubis datang melayat ke rumah duka sebelum almarhum dimakamkan hari ini, Kamis (1/11). Saat itu, jenazah almarhum telah berada di luar rumah.

“Saya gak tau, ketika itu ibu itu, begitu saya melihat, ibu itu mengambil topi itu, sebenarnya dia katakan “Diho mai” katanya. Topi itu, saya katakan jangan, biarlah dibawanya. Dan dia (Rumintang Uli Lumbantobing) memakaikannya ke saya, lalu saya katakan biarlah dia membawanya. Saya meletakkan kembali topi itu,” ujar Afifi Lubis kepada smartnewstapanuli.com.

Afifi Lubis yang saat ini menjabat sebagai Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Sumatera Utara tidak berpikiran lain maksud dari pemakaian topi itu walau sempat ia pakai.

“Kupikir gak ada maksud lain “Tondi nya lah. Tondi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Afifi Lubis mengungkap sosok Sahat P Panggabean. Menurutnya, almarhum memiliki sosok pluralisme yang mampu menganyomi berbagai kalangan, berbagai pihak.

Menurutnya, Sahat P Panggabean pemimpin yang lebih melihat kepada kepentingan kemasyarakatan. Tidak melihat sekat-sekat, perbedaan di tengah masyarakat. Tidak membeda-bedakan.

“Itulah sosok yang menonjol dari beliau,” ungkapnya.

Afifi Lubis Datang Melayat Almarhum Sahat Pinorsinta Panggabean. (FOTO: SNT)

“Saya tak bisa melupakan beliau. Artinya, beliau ini orang yang saya hormati, orang yang sangat saya hargai. Beliau pernah menjadi guru saya. Beliau kawan bekerja saya, mitra bekerja saya. Saya pernah menjadi stafnya. Jadi banyak hal yang pernah saya lakukan bersama beliau. Banyak kenangan bersama beliau. 10 tahun bersama beliau,” kisahnya.

Diberitakan, Sahat Pinorsinta Panggabean tutup usia 68 tahun. Wafat di Rumah Sakit Metta Medika pada Senin sore (29/10), setelah menjalani perawatan medis selama 4 hari.

Setelah disemayamkan di rumah duka, Kamis sore (1/11), jenazah almarhum dimakamkan di kampung halamannya di Sibolga Julu, Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara, Sibolga. (Ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *