oleh

Sibolga Targetkan UHC 2019

Sibolga – Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga menargetkan Sibolga Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan menyeluruh bagi seluruh penduduk kota Sibolga tahun 2019.

“Target UHC 100% ini cukup realistis. Terhitung hingga November 2018, sebesar 99,98% dari total jumlah penduduk kota Sibolga sudah memiliki kartu perlindungan kesehatan,, baik itu lewat BPJS mandiri, Kartu Indonesia Sehat (KIS) ataupun Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda),” ungkap Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan kota Sibolga, Firmansyah Hulu, dalam acara temu pers yang dihadiri Walikota Sibolga, Syarfi Hutauruk dan Wakil Walikota Sibolga, Edipolo Sitanggang serta sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Aula Nusantara, Kantor Wali Kota Sibolga, Jumat (30/11).

UHC adalah program yang memastikan masyarakat memiliki akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus menghadapi kesulitan finansial dengan ditunjang pelayanan fasilitas kesehatan yang berkualitas.

Pemko Sibolga atas nama Walikota Sibolga, Syarfi Hutauruk sebelumnya telah menerima penghargaan UHC ini dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahyo Kumolo, pada 23 Mei 2018 lalu.

UHC yang diusung oleh pemerintah pusat kala itu mensyaratkan minimal 95% penduduk di daerah yang sudah memiliki jaminan kesehatan. Pencapaian kota Sibolga hingga pada Mei tahun 2018, sudah mencapai 96,56% penduduk yang memiliki jaminan kesehatan.

“Kini cuma tinggal 0,02% atau 216 orang lagi warga kota Sibolga yang belum terlindungi kartu BPJS Kesehatan ini. Maka dari itu, target ini bisa kita capai, apalagi masih ada 2 ribuan lagi kuota Jamkesda kita yang tersisa,” kata Firmansyah.

Pun demikian, Firmansyah sangat mengharapkan bantuan stake holder terkait, mulai dari Camat, Lurah termasuk Kepala Lingkungan (Kepling) untuk mencari tahu keberadaan data ke 216 warga Sibolga yang belum mendapatkan asuransi perlindungan kesehatan ini. “Inilah harapan kita, supaya target UHC 100% tahun 2019 kota Sibolga benar-benar dapat tercapai,” pungkasnya.

Sebelumnya, Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk menyampaikan, program kesehatan merupakan salah satu bagian dari nawa cita Pemko Sibolga, yang telah tertuang di dalam visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Sibolga.

Seluruh masyarakat kota Sibolga diharapkan mendapatkan jaminan dan pelayanan kesehatan yang baik dari pemerintah.

“Dari awal kita sudah berkemauan untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat kota Sibolga, meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kota Sibolga tidak mencapai triliunan rupiah. Namun kita tetap berkomitmen untuk memberikan jaminan kesehatan kepada rakyat kota Sibolga,” tandasnya. (snt)

Komentar