Main Judi di Terminal Sibolga, Warga Sarudik Ini Ditangkap Polisi

  • Whatsapp
FOTO: Tersangka (baju merah) Diamankan di Mapolres Sibolga. (Foto: Dok_Istimewa)

SmartNews, Tapanuli – Sat Reskrim Polres Sibolga menangkap seorang laki-laki pekerjaan buruh harian lepas (BHL) berinisial EH (42) di lokasi parkiran Mopen Terminal Sibolga jalan Patuan Anggi, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kota Sibolga, pada Sabtu siang (27/6/2020).

Kapolres Sibolga AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas Iptu R Sormin menjelaskan penangkapan terhadap warga jalan Sempurna Lk VII Kelurahan Pasir Bidang, Kecamatan Sarudik, Tapteng itu terkait kasus perjudian.

Bacaan Lainnya

“Tersangka EH ditangkap setelah polisi mendapat informasi bahwa ada masyarakat yang melakukan perjudian di Terminal Sibolga,” ujar Sormin mengawali keterangan tertulisnya, Jumat 3/7/2020).

Kasat Reskrim AKP D Harahap langsung memerintahkan Unit Opsnal untuk melakukan lidik dan pendalaman.

“Sekira pukul 13.00 WIB, tersangka EH berhasil ditangkap petugas,” jelasnya.

Dari tersangka EH, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa 1 unit handphone merk Nokia warna hitam biru berisi pasangan nomor judi Sidney, 9 lembar potongan kertas kecil berisikan pasangan nomor judi Sidney dan uang sebanyak Rp 96 ribu.

“Pemesan angka jenis perjudian tersebut bisa dipesan secara langsung dan dapat juga dipesan melalui pesan singkat (SMS),” sebut Sormin.

Katanya, tersangka EH sudah melakukan perjudian tersebut lebih kurang 2 bulan dengan omzet Rp 200 hingga 300 ribu.

Dari omzet tersebut, tersangka EH menerima imbalan 15 persen. “Tersangka sebagai penulis dan angka/nomor pasangan, serta uang pasangan diberikan pada seseorang yang identitasnya telah kita kantongi,” bebernya.

Terungkap juga bahwa ayah 3 orang anak ini pernah dihukum dalam perkara perjudian Kim pada tahun 2015, dan dihukum selama 3 bulan di Lapas Klas II A Sibolga.

“Tersangka ditahan di RTP Polres Sibolga diduga telah melakukan tindak pidana perjudian sebagaimana dimaksud dalam pasal 303 ayat (1) dari KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun,” Sormin menambahkan. (pr_snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *