Bupati Taput Tabur Benih Ikan dan Ikut ‘Pature Baba ni Mual’ di Adiankoting

  • Whatsapp
FOTO: Bupati Taput Nikson Nababan dan Masyarakat saat Menabur Benih Ikan di Dusun Tunggul Ni Huta I, Desa Banuaji I, Kecamatan Adiankoting, Tapanuli Utara, Senin (27/7/2020). (Foto: Istimewa)

SmartNews, Taput – Bupati Taput Nikson Nababan didampingi Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan dan beberapa Pimpinan OPD bersama masyarakat menabur benih ikan serta mengikuti acara adat “Pature Baba ni Mual” di Dusun Tunggul Ni Huta I, Desa Banuaji I, Kecamatan Adiankoting, Tapanuli Utara, Senin (27/7/2020).

Usai penaburan benih ikan dan di tengah acara adat, Bupati Nikson Nababan di hadapan masyarakat menyampaikan bahwa di tengah Pandemi Covid-19 saat ini banyak program pembangunan tertunda yang sebelunya sudah direncanakan.

Bacaan Lainnya

“Termasuk pembangunan jalan di desa ini. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita realisasikan. Saat ini target utama adalah sektor pelayanan kesehatan di tengah pandemi Covid-19 dengan melengkapi fasilitas rumah sakit Tarutung,” ujar Nikson.

Dia menyampaikan, setelah prioritas pembenahan RSU Tarutung akibat pandemi Covid-19, prioritas utama lainnya adalah program ketahanan pangan.

“Salah satunya pencetakan kolam, pemberian bantuan benih ikan, bibit padi, bibit jagung, bibit pohon berbuah seperti pohon alpukat dan bibit lainnya,” tuturnya.

Menurutnya, pemulihan ekonomi menjadi langkah selanjutnya yang ditempuh Pemkab Taput di tengah pandemi ini.

“Banyak masyarakat yang kehilangan mata pencaharian akibat pandemi ini. Untuk itu, kita tetap upayakan apa yang bisa dilakukan pemerintah untuk membantu masyarakat, termasuk diantaranya melalui bantuan dan program lainnya. Kita bersama-sama menghadapi situasi ini. Pemerintah akan melakukan yang terbaik untuk pemulihan ekonomi kita. Manfaatkan dengan baik bantuan ini, sehingga menghasilkan seperti harapan kita,” tukasnya.

Di kesempatan itu, Bupati Taput didampingi Kadis Pendidikan juga memberikan bantuan berupa buku tulis bagi anak-anak siswa SD dan SMP yang ada di desa itu. (ril)

 

Editor: renmor@nk

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *