Diancam Akan Dibunuh, Ibu di Besitang Langkat Laporkan Anak ke Polisi

  • Whatsapp
Tersangka MS. (Foto: dok_ian)

SNT, Langkat – Pria berinisial MS (25) warga Dusun C III A, Desa PIR ADB, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara (Sumut) ini justru mengancam akan membunuh ibunya. Penyebabnya, Waginem br Ginting (64) ibu MS berusaha mencoba meredam amarahnya.

Kepada wartawan, Kanit Reskrim Polsek Besitang, Ipda Ferry Sirait, menuturkan, peristiwa pengancaman tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, Rabu (13/1/2021) lalu.

Bacaan Lainnya

Saat itu, korban mendengar keributan di rumah anaknya dan bergegas ke sana. Setibanya di lokasi, Waginem melihat MS sedang merusak kaca jendela dengan menggunakan helm. Entah apa penyebab MS marah-marah, belum diketahui pasti.

Waginem pun menemui menantunya Nanda Puspita Sari (32) di kamarnya, dan menanyakan apa yang terjadi sehingga MS meradang.

Ternyata mendengar hal itu, amarah MS kian memuncak. “Jangan ikut campur urusan saya, nanti kamu (ibunya,red) saya bunuh,” kata MS kepada sang ibunya, seperti ditirukan Ipda Ferry melalui telepon selulernya, Jumat (22/1/2021).

Baca Juga: Usai Belanja, Nongkrong Dulu Sebelum Konsumsi, Eh Polisi Datang!

Ferry menerangkan, terkait kasus tersebut pihaknya telah meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Saksi mengatakan, saat MS emosi, langsung mengambil pisau di samping tempatnya duduk, dan kemudian melangkah mendekati ibunya.

Beruntung Nanda Puspita Sari mampu mencegah niat MS, hingga akhirnya ibunya pergi meninggalkan rumah tersebut.

Karena masih merasa dihantui ketakutan atas ancaman anaknya itu, sang ibu (Waginem) memilih melaporkannya ke Mapolsek Besitang agar diproses secara hukum.

Baca Juga: Saat di TKP Gerak-geriknya Dicurigai, Sejoli Diamankan ke Kantor Polisi

Laporan itu pun segera ditindaklanjuti oleh personel Polsek Besitang dengan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Setelah melakukan gelar perkara, akhirnya sejumlah personel Unit Reskrim menjemput paksa pelaku pada Jumat (22/1) sekira pukul 01.30 WIB, dan membawanya ke Mapolsek Besitang bersama barang bukti sebilah pisau, untuk diproses secara hukum,” jelas Ipda Ferry. (ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *