Janda Berpenghasilan Rp15 Ribu, Biayai 2 Anak dan Ibunya yang Buta

  • Whatsapp
(FOTO: dok_okezone)

SNT – Tentu tak ada orang yang menginginkan hidupnya susah, namun terkadang nasib berkata lain. Seperti halnya yang dialami oleh Asnawati, janda berusia 47 tahun, warga Desa Air Hitam, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Batu Bara, Sumatra Utara (Sumut) ini.

Asnawati harus berjuang menghidupi dua anak dan ibunya yang buta, dengan mengandalkan penghasilan yang minim sebagai pencari lidi, dan upah dari kain yang ia tenun.

Asnawati tinggal di sebuah rumah gubuk reot, bersama dua putranya yang masih duduk di bangku sekolah dan ibunya, Anisa (80) yang mengalami kebutaan pada kedua matanya akibat penyakit katarak sejak enam tahun lalu.

Mereka hanya bisa pasrah menjalani kehidupan dengan penghasilan sebesar Rp15 ribu per dua hari sebagai pencari lidi, dan tenun kain dengan alat seadanya.

Dari hasil tenun kain, Asnawati menerima upah per helai sebesar Rp7 ribu, dan harus menunggu sepuluh hari ke depan untuk proses waktu pengerjaan kain yang ditenun.

Diakui Asnawati, bahwa penghasilannya tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga tak jarang ia dan ibunya yang tidak bisa melihat mendapat makan dari belas kasihan dari orang yang merasa prihatin dengan kehidupannya.

“Saya sangat berharap kepada Pemerintah Batu Bara untuk mengalokasikan program bedah rumah untuk rumah tempat tinggal kami yang sudah reot dan sering bocor jika cuaca hujan,” ujar Asnawati merujuk pemberitaan okezone, Senin (15/3/2021). (rank)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *