Suami Lumpuh, Istri Disabilitas Berjuang Nafkahi Keluarga sebagai Buruh Cuci

  • Whatsapp
FOTO: dok_kedannews.

SNT – Perjuangan ibu rumah tangga bernama Sartik (38) warga Dusun Nibung, Desa Tanah Merah, Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara (Sumut) ini patut diapresiasi.

Di tengah kondisinya mengalami disabilitas mengalami cacat pada kaki kanan, ia harus berjibaku bekerja sebagai buruh cuci selama 5 tahun demi untuk menafkahi keluarganya.

Ibu dua anak ini tak menyerah begitu saja, karena suaminya bernama Sumarno (35) kini tak bisa berbuat apa-apa untuk membantu sang istri, karena lumpuh.

Kepada awak media yang menemuinya, Sartik bercerita tentang kisah perjuangannya, Minggu (14/3/2021).

Baca Juga: Viral Pengantin Wanita Motoran Jemput Pasangannya yang Ketiduran, Begini Faktanya

Sejak 5 tahun lalu, kondisi rumah tangganya masih berjalan normal, namun sejak suaminya sakit, tidak bisa lagi melakukan aktivitas sehari-hari.

Sehingga sejak saat suaminya sakit, dia lah yang mengambil alih tugas sang suami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk kebutuhan rumah tangga dan menyekolahkan anak-anaknya.

Selain itu, Sartik juga harus menguras tenaga mencari biaya untuk mengobati penyakit suaminya. “Ya mau gimana lagilah pak, anak-anak harus sekolah, suami juga harus berobat, kalau saya ngak kerja bagaimana nasib anak dan suami saya, bagaimana ya pak, kalau dipikir upah saya tidak cukup,” ucapnya lirih.

Baca Juga: Pria Ini Setor Uang Penjualan Sabu Kepada Oknum Kepala Desa di Tapsel

Dengan keadaan yang dialaminya, Sartik pun berharap ada bantuan yang bisa mengurangi beban dirinya, apa lagi di masa pandemi virus Corona yang berkepenjangan.

“Dulu pernah melalui kadus katanya pak Camat mau kasi kursi roda tapi sampai sekarang belum pernah datang mungkin belum rezki saya, ya mudah mudahan ada yang mau perhatian sama kami,” ujarnya seraya menunjukkan kursi roda yang sudah rusak kepada awak media. (kn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *