Tengah Malam, Prajurit TNI Bantu Persalinan IRT di Pinggir Hutan

  • Whatsapp

SNT, Merauke – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif 123/Rajawali (RW) yang bertugas di Pos Yakyu, Kampung Rawabiru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua yang tergabung dalam Kolakopsrem 174/ATW harus berhadapan dengan situasi gelap gulita untuk menyelamatkan dua nyawa sekaligus.

Saat prajurit TNI Yonif 123/RW sedang berada di Pos, pukul 23.30 WIT, tiba-tiba didatangi oleh seorang warga setempat dan melaporkan bahwa ada seorang ibu hamil tua sedang membutuhkan bantuan medis di bawah rimbunan pohon pisang pinggiran hutan.

“Salah satu pos kami yang berada di Pos Yakyu dengan sigap merespons informasi itu dan bergerak menuju lokasi,” kata Dansatgas Yonif 123/RW, Letkol Inf Goklas P. Silaban.

Setiba di lokasi, ternyata ibu hamil bernama Novita dalam kondisi mengkhawatirkan. Bayi yang dikandungnya ternyata sudah waktunya untuk lahir.

Sementara situasi di lokasi tak menguntungkan. Novita tak henti menjerit histeris karena alami kontraksi hebat.

“Jadi saat itu Ibu Novita sedang menemani sang suami untuk berburu di Hutan. Dan di tengah jalan harus diambil tindakan persalinan darurat,” ujar Letkol Goklas.

Dalam kondisi itu, akhirnya prajurit TNI langsung melaksanakan tindakan medis darurat untuk menyelamatkan nyawa Novita dan bayinya.

Dengan peralatan medis seadanya dan penerangan hanya menggunakan center, prajurit Kesehatan Yonif 123/RW yang sebelumnya sudah berkonsultasi kepada Dokter Satgas Lettu Ckm dr. Bintang Karlien Ass.Eng, membantu proses persalinan. Dan persalinan darurat itu berhasil dengan baik. Bayi lahir dan nyawa Novita berhasil diselamatkan.

Menurut Komandan Pos TNI Yakyu, Letda Darwin Simanulang, saat itu memang tak mungkin membawa Novita ke tempat persalinan yang layak. Sebab Novita sudah kontraksi dan pendarahan hebat dan harus dilakukan penanganan dengan segera, dan akhirnya Novita harus melakukan persalinan darurat di perkebunan pisang.

Bayi perempuan yang dilahirkan Novita merupakan anak ketujuh dengan suaminya bernama Daniel. Keluarga itu sangat berterima kasih atas pertolongan darurat yang telah diberikan prajurit Satgas Pamtas Yonif 123/RW. (ril)

 

Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari smartnewstapanuli.com. Caranya, follow Instagram, Twitter, dan instal aplikasi Smart News Tapanuli. Selain itu, kunjungi dan bergabunglah di Grup Facebook Smart News Tapanuli. Call liputan dan informasi peristiwa: 0813-7631-4887, dan email: smartnewstapanuli@gmail.com.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *