Cermin Toleransi, Masjid dan Gereja di Desa Tempur Jepara Berdiri Berhadapan

  • Whatsapp

SNT – Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng), menjadi cerminan toleransi antar umat beragama. Di sana, berdiri bangunan Masjid dan Gereja dengan posisi saling berhadapan. Keduanya hanya dipisahkan jalan kampung yang biasa dilalui warga dalam beraktifitas.

Masjid Nurul Hikmah dan Gereja Injil Tanah Jawa Tempur menjadi bukti keharmonisan hubungan umat muslim dan kristiani di Jepara. Masyarakat desa Tempur dikenal selalu menjaga toleransi antar umat beragama.

Bacaan Lainnya

Hal itu dibuktikan dari sikap gotong royong kedua umat agama tersebut dalam setiap menggelar perayaan hari-hari besar. Seperti pada saat umat muslim menjalankan Ibadah Sholat Tarawih, Idul Fitri maupun Idul Adha, umat Kristiani turut menjaga kenyamanan dan keamanan di lingkungan Masjid. Bahkan, saat bulan suci Ramadhan, umat Kristiani akan selalu menghormati umat Muslim yang tengah berpuasa.

“Memang sangat kental kerukunannya, toleransinya sangat kental sekali di sini. Kalau umat muslim sedang merayakan hari hari besar, kami umat Kristiani ikut menjaga kenyamanan dan keamanan di sini. Kalau pas puasa ya seperti ikut puasa, biasanya masak-masaknya malam untuk menghormati umat muslim,” kata Suwadi, Pendeta Gereja Injil Tanah Jawa Tempur.

Begitupun sebaliknya, umat Muslim akan membantu umat Kristiani sejak persiapan hingga saat kegiatan perayaan hari besar mereka. “Luar biasa kalau kita bicara masyarakat Tempur ini, dan itu merupakan salah satu warisan budaya kita, kegotong royongan, kebersamaan, kebhinekaan itu sangat terjaga sekali,” kata Bupati Jepara, Dian Kristiandi.

Pembangunan Masjid dan Gereja di desa Tempur, dikerjakan secara gotong royong masyarakat sekitar tanpa memandang agama yang dianut. Harapannya, dapat menginspirasi tidak hanya desa-desa yang lain di Jepara tapi juga di republik Indonesia ini, sungguh indah sekali,” pungkas Dian Kristiandi. (tv1/snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *