Gegara Duit 100 Ribu dan Tong, Pria Ini Aniaya Seorang Nelayan Sibolga

Paparan Tersangka di Kantor Polisi.

SNT, Sibolga – Kesal lantaran uang dan tong yang dipinjamkan tak dikembalikan, Toni Gunawan babak belur dianiaya oleh seorang laki-laki berinisial RS (41) warga Jl Jati Gg Seakar, Kelurahan Pancuran Bambu, Kota Sibolga, Sumatra Utara, Rabu (27/7/2022) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Setelah kasus ini dilaporkan oleh Juhartiny (56) warga Jl Mojopahit Kelurahan Pancuran Bambu, Sibolga, personel Sat Reskrim Polres Sibolga kemudian menangkap RS, Kamis (28/7/2022) di Jl Jati Gg Seakar Kelurahan Pancuran Bambu, Sibolga.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan catatan kepolisian, tersangka pernah dihukum pada tahun 2017 dalam kasus narkoba dan dihukum selama 10 bulan di Lapas Kelas IIA Sibolga, dan telah berumah tangga dua orang anak.

“Penganiayaan dilakukan dengan cara menarik baju menjatuhkan korban, meninju bahagian muka korban dengan menggunakan tangan kanan sebanyak satu kali dan memukulkan papan tebal ke arah kepala korban sebanyak satu kali,” kata Sormin.

Aksi penganiayaan berawal ketika korban Toni Gunawan berpapasan dengan tersangka RS di Jl Cendrawasih Sibolga. “Bang mananya ikan dan tongnya,” Tanya RS. “Kapal rusak,” jawab Toni Gunawan.

Saat itu tersangka memang mengetahui bahwa korban baru kembali dari laut membawa ikan. “Kok nggak ditelpon,” tanya RS, dan saat itu korban tidak menjawab.

Selanjutnya pada pukul 20.00 WIB, korban datang ke rumah tersangka.”Mana tongku,” tanya RS kepada korban.

“Tiga hari lagi dibilang kwanca,” jawab korban. “Sementara saya berhubungan denganmu bukan dengan kwanca,” hardik RS.

Kemudian pada Rabu (27/7/2022) pukul 20.00 WIB, ketika tersangka berada di belakang rumahnya bertemu dengan korban Toni Gunawan. “Kembalikan uang dan tongku, aku nggak mengharapkan keuntungan darimu,” kata RS sambil memegang kerah baju korban serta menarikanya, yang menyebabkan korban jatuh ke laut.

Saat korban naik ke darat, ia kemudian dianiaya RS dengan mendaratkan tangannya ke wajah korban. Tak sampai di situ, RS kemudian mengambil papan yang biasa ia gunakan membelah dan memotong ikan serta memukulkan korban, dan saat itu korban jatuh lagi ke laut.

“Tersangka ditahan di RTP Polsek Sibolga Sambas, diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat (2) dari KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun,” tutup Sormin. (SNT)

 

Dapatkan juga berita terbaru kami di:

 

Instagram: smart_news_tapanuli

Twitter: SmartNews_Tpn

Fanvage: SNT-Smart-News-Tapanuli

Grup Facebook: Smart News Tapanuli

YouTube: Smart News Tapanuli

Baca Berita (BaBe)

 

Follow Twitter: Smartnewstapanuli.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *