Tewas Pasca Pengerebekan Polisi, Warga Bawa Jasad Erianto Pangaribuan ke Mapolres Sibolga

Screenshot 2023 02 22 09 31 31 50 a23b203fd3aafc6dcb84e438dda678b6

Foto: Mayat Edy Erianto Pangaribuan saat dibawa ke Mapolres Sibolga oleh pihak keluarga dan warga yang protes dan keberatan. (capture/ist)

Bacaan Lainnya

SIBOLGA – Mapolres Sibolga tiba-tiba didatangi ratusan warga, Selasa (21/2/2023) sore. Mereka membawa mayat Edy Erianto Pangaribuan (45) yang disebut-sebut tewas sesaat pasca penggerebekan pengedar narkoba di sebuah warung di Jalinsum Sibolga-Tarutung Km 5, Kecamatan Sitahuis, Tapanuli Tengah.

Mayat Erianto diarak menggunakan tempat tidur pasien rumah sakit dari RSUD Dr FL Tobing Sibolga yang berjarak sekitar seratus meter dari Mapolres Sibolga. 

Seorang kerabat Erianto, Netti S Siahaan kepada awak media mengatakan, sebelumnya ada penggerebekan oleh polisi terhadap adik iparnya itu. Namun saat mayatnya diperiksa sekilas, terdapat sejumlah luka di bagian tubuh almarhum. 

Screenshot 2023 02 22 09 19 33 62 a23b203fd3aafc6dcb84e438dda678b6
Foto: Pihak kepolisian saat mengevakuasi almarhum Erianto Pangaribuan dari lokasi kejadian. (capture/ist)

Netti S Siahaan juga menyebutkan pihak keluarga keberatan dengan kejadian yang kemudian mengakibatkan tewasnya Erianto Pangaribuan. Karena itu mereka berharap pihak Polres Sibolga bertanggungjawab dengan menindaklanjuti penyebab kematian almarhum. Setibanya di depan Mapolres Sibolga, kapolres dan beberapa perwira tampak langsung menemui keluarga almarhum dan warga yang protes. Jasad Erianto Pangaribuan kemudian diarahkan dibawa kembali ke RSUD Dr FL Tobing untuk divisum.

Amatan, setelah divisum, sekitar pukul 21.30 Wib, keluarga dan warga membawa mayat almarhum dengan menggunakan ambulans rumahsakit menuju rumah duka di Kelurahan Hutabarangan, Sibolga Julu, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga. Namun, rute yang dilalui ambulans pembawa mayat almarhum itu pun kembali melintas dari depan Mapolres Sibolga. 

IMG 20230222 WA0003
Foto: Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja saat memberikan keterangan persnya.

Terpisah, Kapolres Kota Sibolga AKBP Taryono Raharja dalam keterangan persnya Selasa (21/2/2023) sore, menyebutkan peristiwa itu diawali saat dua orang personil Polres Sibolga melakukan penangkapan narkotika di sebuah warung di Jalinsum Sibolga-Tarutung Km 5.

Saat itu, jelas AKBP Taryono, personil melakukan penggeledahan di lokasi dan hasilnya menemukan puluhan paket ganja. Saat itu, kata Kapolres, Erianto Pangaribuan melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Almarhum melakukan perlawanan dengan cara mendorong petugas dan berlari.  Namun ia terjatuh dan tak sadarkan diri.

Lanjut Kapolres, pertolongan telah mereka lakukan dengan membawa Erianto Pangaribuan ke RSUD Dr FL Tobing Sibolga. Pihak rumah sakit kemudian menyatakan Erianto Pangaribuan telah meningal dunia.

AKBP Taryono Raharja menambahkan pihak keluarga almarhum sebelumnya telah membuat surat pernyataan yang menolak untuk dilakukan autopsi. Keluarga juga bersedia dilakukan ekshumasi ketika nanti dibutuhkan untuk dilakukan penyidikan. (Ril/Ren/Mora)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *