Begini Kondisi Sungai Aek Doras Sibolga

  • Whatsapp
Warga Melakukan Penambangan Pasir di Sungai Aek Doras, Sibolga, Sumut, Jumat, 18 Mei 2018. FOTO: ferry sitohang_snt.

Sibolga – Sungai Aek Doras di Kota Sibolga, Sumatera Utara mengalami pendangkalan akibat sedimentasi. Air yang mengalir di sepanjang alur sungai ini pun tak lagi deras seperti namanya (doras = deras,red).

Hulu Sungai Aek Doras ini berada di Kelurahan Hutabarangan, Kecamatan Sibolga Utara, dan bermuara ke laut di Ujung Sibolga di Kelurahan Kota Baringin Kecamatan Sibolga Kota.

Bacaan Lainnya

Dahulu ada aktivitas penambangan Galian C yakni, penambangan pasir yang dilakukan beberapa warga Kelurahan Kota Beringin di kawasan muara sungai di Ujung Sibolga.

Tetapi aktivitas penambangan pasir oleh warga tersebut dihentikan, menyusul terbitnya larangan dari Pemko Sibolga.

Akibatnya, pasir yang tak pernah digali ini pun menumpuk dan membentuk sedimen hingga membuat muara sungai mengalami pendangkalan.

Saat ini aktivitas penambangan pasir mulai terlihat, tetapi tidak ramai seperti dulu. Sayang, penambangan pasir ini sepertinya tak berpengaruh karena pasir yang terbawa air semakin banyak.

N Lubis (44) seorang penambang pasir mengatakan, aktivitas penambangan pasir ini dilarang Pemko Sibolga.

Dahulu banyak warga yang menambang pasir di sini. Setelah ada larangan, sebagian warga pun berhenti.
Dia mengaku sudah lama menekuni pekerjaan menambang pasir sebagai sumber mata pencaharian, meski harganya tak seberapa dibanding dengan pasir dari daerah lain.

“Kalau pasirnya tak ditambang, sungainya jadi dangkal, tapi kalau pasirnya diambil warga dimarahi, gak mengerti lah kita. Seharusnya Pemko Sibolga bersyukur kami ambil pasir ini, jadi tak harus keluarkan uang sampai ratusan juta untuk pengerukannya,” sebut N Lubis.

Dia menambahkan, kalau Pemko Sibolga tidak melakukan pengerukan pasir di sungai ini, dikhawatirkan air sungai akan meluap, terlebih saat ini musim hujan.

Sayangnya, Dinas PKPLH Sibolga belum berhasil dikonfirmasi. (ferry sitohang_snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *