oleh

Israel Tahan Visa WNI, Yasonna Laoly Berpendapat Begini

Jakarta – Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly mengatakan penahanan visa WNI oleh Israel merupakan kewenangan pemerintah Israel. Yasonna berpendapat, tentang WNI yang mau masuk ke Israel, itu hak tiap negara, menerima atau menolak visa.

“Jadi dengan sangat menyesal itu kebijakan Israel,” kata Yasonna kepada detik.com, usai bertemu dengan Menlu Retno LP Marsudi di kantor Kemenlu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat, (1/6).

Menurut Yasonna, pemerintah Indonesia juga punya kewenangan untuk melakukan hal yang sama.

“Kita juga punya kewenangan untuk mempunyai hal yang sama dengan menerima atau menolak visa itu keputusan clearing house. Jadi ini kan termasuk kewenangan kita,” ucap Yasonna.

Yasonna dengan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi telah melakukan pertemuan di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta. Mereka membahas isu yang sedang menjadi sorotan, yakni penahanan visa WNI oleh Israel.

Sebelumnya disebutkan, Kementerian Luar Negeri di Tel Aviv mengatakan jemaah umrah asal Indonesia tidak lagi bisa berkunjung ke Baitul Maqdis atau tempat-tempat bersejarah lain di Israel mulai 9 Juni.

“Kami berupaya mengubah kebijakan Indonesia, tapi langkah yang kami lakukan gagal, hal itu mendorong kami melakukan tindakan balasan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, Emmanuel Nahshon, Kamis (31/5). (snt_int)

Komentar