oleh

Pedagang di Jalan Balam Sibolga juga Diminta Ditertibkan

Sibolga – Puluhan pedagang pulsa dan kartu perdana paket data internet yang berada di ruas Jalan Suprapto Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), ditertibkan puluhan anggota Satpol PP, Kamis (5/7).

Terkait hal itu menimbulkan prokontra para warganet. Ada yang menyebut, aktivitas pedagang itu memang mengganggu arus lalu lintas, apalagi kalau pada sore hari.

Begini reaksi warganet pasca penertiban pedagang pulsa dan kartu perdana paket data internet yang berada di ruas Jalan Suprapto Kota Sibolga, Kamis (5/7).

Fais: Yang sudah jelas menggu jlan keandaraan umum , Satpol PP ngak berani, Ayo satpol pp, jalan balam tertib kan, Susah orang lewat, Dan jalan hancur, Jangan takut kotor.

Andhika Syahbandi: Selama w hidup disana yah, ga pernah tuh ada kemacetan gara” pedagang pulsa.. Lancar” aja . Pedagang pulsanya kan dagang di pinggir jalan bukan di tengah jalan. Dan mereka jualan tertib kok ga kyak penonton konser yg ga tertib trus desak”kan, tendang sana tendang sini, sikut sana sikut sini, puter ke kanan ke kanan ke kanan ke kanan dan ke kanan ke kanan manise.

Fais: Berani satpol PP kejalan balam, Saya acung kan jempol.

Budi Simpel Aja: Wauw kyak kota besar aja ya,apa2 di tertibkan..pdhal orang cri rejeki…pikir la katua…

Santoni Limbong: Di Tertibkan = di berikan solusi terbaik (tempat jualan yang layak) Digusur = diusir/dilarang mencari nafkah. Semoga benar2 DITERTIBKAN.

Erik J Mraz: Entar juga muncul lagi tuh pedagang pulsa/paket.

Kepada wartawan, salah seorang anggota Satpol PP Sibolga yang enggan namanya disebutkan saat ikut melakukan penertiban, Kamis (5/7) menjelaskan, penertiban pedagang di Jalan Suprapto tersebut bukan yang pertama kali, tetapi sudah berulang.

“Pedagang kartu perdana ini sudah disarankan untuk berjualan di ruas Jalan Alu-Alu Sibolga, tetapi mereka kembali lagi ke Jalan Suprapto,” ujar dia.

Disebutkan, penertiban pedagang itu untuk menjaga keindahan kota dan kelancaran arus lalulintas serta demi kebaikan pedagang juga, karena kalau berjualan di pinggir jalan seperti ini bahaya.

Sementa itu, Nida, seorang pedagang mengaku memiliki tiga unit tempat berjualan kartu perdana paket data di kawasan tersebut.

Apin, pedagang lainnya mengaku baru berjualan selama sebulan, dan dia hanya pekerja saja. Dia mengaku pernah diperingati petugas Satpol PP agar tidak berjualan di pinggir jalan.

“Kami sudah pernah berjualan di Jalan Alu-Alu, di lokasi yang disarankan Satpol PP tapi jualannya tidak laku,” ucap Apin.

Akhirnya, para pedagang memilih kembali berjualan di Jalan Suprapto, meski kompetitornya banyak, tapi omset yang didapat juga lumayan banyak.

Terkait reaksi para warganet tersebut, Kasatpol PP Sibolga Singkat Sijabat belum berhasil dikonfirmasi. (snt/ferry sitohang)

Komentar