oleh

Sofyan Ngaku Indri Lestari Cewek Matre

Binjai – Tersangka pelaku pembunuh Indri Lestari (37) alias Iin, warga Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara, berhasil diringkus Sat Reskrim Polres Binjai dan Dirkrimum Polda Sumut, Minggu malam (21/10) di Dusun II, Tanjung Beringin, Serdang Bedagai.

Pelaku bernama Sofyan (39), warga Desa Pematang Cermai, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai.

Kepada petugas, Sofyan mengaku perbuatan keji itu ia lakukan lantaran korban meminta sejumlah uang. Karena korban minta uang, tersangka pun menyebut korban sebagai cewek matre. Permintaan korban pun tak mampu ia turuti.

Sebelum terjadi pembunuhan, keduanya terlibat pertengkaran hebat. Sofyan pergi ke dapur, dan mengambil sebilah pisau dan menghujani tikaman ke tubuh janda 1 anak yang ketika itu tidak mengenakan pakaian.

“Kami sudah punya hubungan selama 3 tahun ini. Dia selalu meminta duit sama ku. Saat itu aku tidak punya uang,” aku Sofyan.

Dia mengaku, saat mendatangi korban di Komplek Perumahan Royal Wahidin Blok E, Jalan Danau Batur, Kelurahan Sumber Mulyo Rejo, Binjai Timur, korban sudah mengenakan sehelai benang pun.

“Waktu aku datang memang gak pakai baju,” timpalnya.

Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting menyatakan kalau pelaku sudah diamankan dan saat ini masih diperiksa intensif.

Mengenai alasan pelaku yang menuduh korban kerap memintai uang, Siswanto menyebut, polisi tak mudah terperdaya atas pengakuan pelaku.

“Bisa saja itu alibi pelaku. Penyidik nanti yang memeriksa apa motif pelaku membunuh korban dengan sadis,” kata Siswanto.

Diberitakan sebelumnya, warga Komplek Perumahan Royal Wahidin Blok E, Jalan Danau Batur, Kelurahan Sumber Mulyo Rejo, Binjai Timur, Kota Binjai dihebohkan penemuan mayat Indri Lestari yang bersimbah darah tanpa busana, Minggu (21/10).

Seorang Wanita di Binjai Ditemukan Tewas Mengenaskan di Ruang Tamu. Minggu 21 Oktober 2018. (FOTO: ian)

Sebelum ditemukan, ada warga sekitar yang mendengar suara Iin meminta tolong.

Mendengar suara itu, warga pun datang dan menanyakan apa yang terjadi. Namun, masyarakat mendengar suara seorang pria dari dalam rumah menyebutkan tidak ada yang terjadi.

Namun warga merasa ada yang janggal, dan kembali mendatangi rumah itu dan mengintip dari jendela.

Semakin curiga, masyarakat kemudian mendobrak paksa pintu samping rumah. Disitulah warga melihat korban tergeletak di ruang tamu dengan bersimbah darah. (ian)

Komentar