Begini Penjelasan ABK KM Restu Bundo yang Tenggelam di Perairan Nias Selatan

  • Whatsapp
Foto: Salah Satu ABK KM Restu Bundo yang Selamat. (istimewa)

SmartNews, Sibolga – Seorang ABK KM Restu Bundo menceritakan peristiwa nahas yang mereka alami saat disambar petir di tengah laut di Perairan Nias Selatan pada, Selasa (19/11/2019) malam.

Dalam sebuah rekaman video yang dishare di grup WhatsApp Media Center Pos SAR Nias, Jumat, ABK yang selamat dengan mengenakan kaos warna hitam tersebut menceritakan, bahwa petir terjadi beberapa kali.

Bacaan Lainnya

“Jadi, sampai ketiga kalinya petir yang kuat itu, kayaknya menempel di dek kapal itu. Keluar asap hitam dari kamar itu, sesak aku bernafas, begitu juga temanku ini. Kamar di kapal itu pun kemudian muncul api,” kata dia.

Menurutnya, saat itu ia bersama temannya sempat mendengar teriakan minta tolong dari kamar yang ada dalam kapal tersebut.

“Ada kami dengar memang, tolong di dalam kan (dari kamar kapal). Kami gak berani lagi, udah api semua. Dibilang kawan ini, lompatlah,” terangnya.

Dia pun mengaku, bahwa KM Restu Bundo tenggelam setelah kejadian itu. “Iya bang (tenggelam). Kami tengok dari jauh dari pinggir, udah hilang semua pak. Dimanalah posisinya gak tau lah,” ungkapnya.

Menurutnya, kejadian itu dini hari sekira pukul 02.00 WIB. Dia bersama 2 orang yang selamat berenang selama 2 jam hingga sampai ke daratan. “Kira-kira 2 jam lah kami berenang,” akunya.

Sebelumnya diberitakan, KM Restu Bundo berangkat dari Kota Sibolga pada, 17 November 2019, untuk mencari ikan di Pulau Pini. Namun, pada Selasa malam (19/11/2019), terjadi petir di laut dan menyambar kapal tersebut, kemudian tenggelam.

Pascaperistiwa tersebut, 3 ABK KM Restu Bundo, selamat. Mereka adalah, Anto (40), Hutahuruk (Wak Kuru) (36), dan Eno (35).

“Namun, Eno yang mengalami luka bakar serius, akhirnya tidak tertolong dan meninggal dunia. Sedangkan 4 ABK lainnya dinyatakan hilang.

Terpisah, Dan Pos SAR Sibolga, Harry Susanto kepada SmartNews, Jumat (22/11/2019), pencarian terhadap 4 ABK yang hilang memasuki hari ketiga.

Foto: Danlanal Sibolga melepas Tim Gabungan dari Sibolga untuk Operasi SAR Mencari 4 ABK KM Restu Bundo yang Hilang di Perairan Nias Selatan. (istimewa)

Pos SAR Sibolga, kata Harry telah diperintahkan Kakansar Medan untuk membantu Pos SAR Nias melakukan operasi SAR.

“Hari ini kita berangkat bersama personil dengan menaiki Kal Mansalar dari Mako Lanal Sibolga bersama personil Lanal menuju lokasi pencarian,” kata Harry.

Namun, hingga berita ini dilansir, belum diketahui siapa pemilik KM Restu Bundo berbobot GT 5 itu. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *