Tarif Air di Sibolga Akan Naik Awal Januari 2020

  • Whatsapp
Foto: Ilustrasi Kran Air. (Pixabay)

SmartNews, Sibolga – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Nauli Sibolga akan menaikkan tarif air minum di awal Januari 2020. Kenaikan tarif tersebut, berdasarkan Peraturan Wali Kota Sibolga (Perwal) Nomor 690/531 Tahun 2019.

Dirut PDAM Sibolga, Marojahan Panjaitan, mengaku, pihaknya telah melakukan sosialisasi mengenai kenaikan tarif yang akan diberlakukan pada awal Januari 2020 mendatang.

Bacaan Lainnya

“Kita sudah sosialisasi ke masyarakat di sini (Kantor PDAM Sibolga), ada dua kali, dua hari. Itu berlakunya mulai bulan Januari awal, nanti ditagih bulan Februari, karena dipakai dulu baru bayar,” ungkap Marojahan, di kantornya, Jumat (6/12/2019).

Namun, Marojahan masih enggan memberi penjelasan lebih rinci. Alasannya, pihaknya tidak bisa sembarang memberikan informasi kepada media.

“Kalau mau jelasnya ke Infokom aja, kalau mau terperinci ke Infokom, Humas. Kita gak bisa asal ngomong sama wartawan, LSM segala macam,” ucapnya.

Kabid Informasi Komunikasi Publik, Diskominfo Kota Sibolga, Denni Aprilsyah Lubis saat dihubungi wartawan mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan penjelasan terkait Perwal yang mengatur kenaikan tarif air minum.

Semestinya, PDAM terlebih dahulu berkoordinasi jika informasi tersebut disampaikan kepada media melalui Dinas Kominfo.

“PDAM belum ada berkoordinasi dengan kami (Kominfo) terkait itu, mungkin nanti kalau ada konfirmasi dengan kami, akan kami sampaikan kepada rekan-rekan pers,” sebut Denni.

Ibu rumah tangga, Arnida Sinaga, membenarkan telah mengetahui rencana pemberlakuan Perwal tersebut melalui kegiatan sosialisasi yang dia hadiri.

Meski tarif air minum akan dinaikkan, ia menerima penjelasan yakni untuk peremajaan pipa penyalur air ke rumah konsumen. Selain itu, Arnida juga mengaku puas dengan pelayanan dari pihak PDAM.

“Kalau dibilang gak setuju, orang itu sudah punya penjelasan. Katanya, pipa ini masih ada yang dari tahun 78 dipakai di dalam tanah,” kata warga Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan itu.

Warga lainnya, Mustamar Iqbal yang tinggal di Kelurahan Pancuran Kerambil, Kecamatan Sibolga Sambas, mengaku belum mengetahui rencana PDAM menaikkan tarif air tersebut. Ia berharap, kenaikannya tidak terlalu tinggi.

“Saya belum tahu, apa iya mau dinaikin lagi? Tapi mungkin kalau masalah biaya, tentu saya akan keberatan kalau terlalu mahal,” sebutnya. (ril-ful)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *