Polisi Tangkap Pencuri Kamera Trap Pendeteksi Harimau

  • Whatsapp
Foto: Kapolres Tapsel, AKBP Irwa Zaini Adib Pimpin Konferensi Pers Penangkapan Pencuri Kamera Trap Pendeteksi Harimau. (Dok-Erick)

SmartNews, Tapsel – Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) berhasil menangkap pelaku pencurian kamera trap merek Bushnell sebanyak 13 unit milik Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumut yang sebelumnya dipasang di Cagar Alam Dolok Sipirok.

Kapolres Tapsel, AKBP Irwa Zaini Adib dalam dalam konferensi pers di Mapolres Tapsel, Kamis (9/1/2020) mengatakan, ada dua tersangka yang diamankan.

Bacaan Lainnya

“Sementara lainnya masih dalam pengejaran dan telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO),” kata Irwa Zaini Adib.

Kapolres menjelaskan, penangkapan komplotan pencurian kamera trap ini berdasarkan laporan Kepala Resort Cagar Alam Dolok Sipirok, Muda Hutabarat, sesuai surat laporan No. LP / 122 / XII / 2019 / TPS-TORU / TAPSEL / SUMUT, TANGGAL 04 DESEMBER 2019.

Dua tersangka yang ditangkap adalah AL alias Dangdut (27), warga Desa Sianggunan, Kecamatan Batangtoru, Tapsel. Dia berperan sebagai eksekutor atau mengambil kamera bersama Fir (DPO).

Kemudian, FSS (38), warga Desa Hapesong, Kecamatan Batangtoru, berperan menyuruh tersangka Dangdut mengambil kamera trap dan memberikan imbalan sebesar Rp 500 ribu.

Disebutkan bahwa, belasan kamera tersebut sengaja dipasang oleh BKSDA untuk mendeteksi keberadaan Harimau yang telah memangsa hewan ternak milik warga setempat.

“Seluruh kamera trap tersebut dicuri dan dimasukkan ke dalam goni oleh tersangka Dangdut dan dibawanya pulang,” ungkapnya.

Selanjutnya, tersangka Dangdut kemudian menghubungi tersangka FSS untuk mengambil kamera yang telah dicurinya. Tak lama kemudian FSS datang mengendarai sepeda motor Nopol BB 3140 MX.

Kamera trap tersebut kemudian disusun di dalam bagasi sepeda motor.

“Tersangka FSS kemudian memberikan uang sebesar Rp 500 ribu kepada Dangdut,” jelasnya.

Belasan kamera trap itu diketahui hilang pada 4 Desember 2019 ketika tim BKSDA melakukan pengecekan, kemudian dilaporkan ke Polsek Batangtoru. (Erick)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *