Kabar Baik, Nikson Nababan: Tuhan Mendengar Doa Masyarakat Taput

  • Whatsapp
FOTO: Bupati Taput Nikson Nababan Tersenyum saat Mendengar Paparan Rencana Pembangunan Sarana Air Bersih di Taput. (Foto: Istimewa)

SmartNews, Taput – Bupati Taput Nikson Nababan mengungkapkan sudah berencana akan menganggarkan pembangunan satu tahun APBD untuk membangun sarana air bersih di Kabupaten Tapanuli Utara.

Namun rencana itu diurungkan, sebab Balai Pasarana Permukiman Wilayah Sumatera Utara (BPPWS) ternyata sudah berencana akan membangun instalasi pengolahan air (IPA) dan jaringan distribusi utama di daerah itu.

Bacaan Lainnya

Hal itu terungkap dalam paparan yang disampaikan BPPWS bersama konsultan di hadapan Bupati Nikson Nababan di sopo rakyat rumah dinas bupati Taput, Senin (27/7/2020).

Dijelaskan dalam paparan tersebut, pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) Tarutung dan sekitarnya akan bersumber dari air baku Aek Butar, bahwa Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II tentang rencana BWSS akan membangun intake, reservoar dan pipa transmisi.

Mendengar papara itu, Nikson Nababan pun semringah. “Paparan ini membawa kebahagiaan tersendiri bagi saya karena masalah air bersih yang sangat dibutuhkan masyarakat sampai sekarang belum terpenuhi. Bahkan sempat saya akan mengalihkan pembangunan satu tahun APBD agar dianggarkan pada pembangunan air bersih. Ternyata Tuhan mendengar doa masyarakat Tapanuli Utara,” ucap Nikson.

“Kehadiran bapak ibu di sini membawa kegembiraan bagi kami yang tiap hari hanya keluhan air bersih dari masyarakat,” ujarnya didampingi Sekretaris Daerah, Indra Sahat Simaremare, Asisten II, Osmar Silalahi dan Direktur Pdam Mual Natio, Lamtagon Manalu.

Bupati menyampaikan, apapun nanti yang dibutuhkan untuk kelancaran pembangunana sarana air bersih itu, ia mengatakan Pemkab Tapteng akan memfasilitasi agar segera terealisasi.

Dalam pengerjaan pembangunannya nanti, ada dua unit IPA dan reservoar dua unit untuk kebutuhan air bersih untuk tiga kecamatan, diperkirakan akan menelan biaya kurang lebih 70 miliar, anggarannya bersumber dari dana APBN Dirjen Sumber Daya Air dan Dirjen Cipta Karya.

Tim BWSS II yang hadir pada kesempatan itu, Maman Nopriyaman (Kepala), Mayjen Telaumbanua (Kasi Perencanaan), Herbert Sihite (Kasi Pelaksana), Hastiono (PPK Fisik).

Sementara Tim dari BPPW, yakni Marlina R. Sihombing (Kasi Perencanaan), Hizkia Pasaribu (PPK Fisik) dan konsultan perencana. (ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *